Sumut Terkini

Ucapan Duka Bupati Masinton Untuk Ibu dan 3 Anaknya Tewas Tertimbun Longsor di Sitahuis Tapteng

Masinton Pasaribu mengaku banjir bandang Hutanabolon menyebabkan warga mengungsi.

|
IST/Kolase Tribun Medan/Istimewa
BANJIR BANDANG - Bupati Masinton Pasaribu menggapi bencana alam banjir bandang dan longsor yang terjadi di Tapanuli Tengah. 

TRIBUN-MEDAN.com, PANDAN - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu akhirnya buka suara soal bencana alam banjir bandang yang terjadi di Hutanabolon, Tukka.

Masinton juga mengucapkan duka atas meninggalnya ibu dan tiga anak tertimbun longsor di Desa Mardame, Sitahuis.

Diketahui Tapteng saat ini sedang berduka. Hujan deras yang mengguyur tanah Tapanuli selama lima berturut menimbulkan bencana. Banjir hingga longsor tak dapat dihindari.

Duka mendalam sedang dirasakan warga Hutanabolon, Tukka. Banjir bandang di sana terjadi, Selasa (25/11/2025).

Bencana alam yang tak disangka-sangka menerjang kampung mereka.

Air berwarna coklat keruh bercampur kayu-kayu besar melintas hingga menerjang rumah warga.

Masinton Pasaribu mengaku banjir bandang Hutanabolon menyebabkan warga mengungsi.

"Saat ini warga di Hutanabolon sedang dilanda musibah. Banjir bandang mengakibatkan ratusan rumah di sana terendam banjir. Proses evakuasi masih berlangsung," kata Masinton kepada Tribun-Medan.com saat dihubungi.

Dari video amatir yang beredar di Facebook, banjir bandang di Hutanabolon, Tukka, viral di media sosial.

Air coklat keruh bercampur kayu-kayu besar melintas hingga hampir menutup rumah-rumah warga.

banjir-bandang-tapteng-tribunmedan
BANJIR - Banjir bandang di Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, Selasa (25/11/2025).

Seorang warga berbaju hijau terlihat sedang melihat suasana banjir bandang yang melintas di depan rumahnya.

Pria ini terlihat sedang berada di lantai dua rumah sedang melihat terjangan banjir bandang.

Beberapa kayu besar bersandar di rumahnya, nyaris menutupi hingga lantai dua rumah.

"Tim evakuasi sudah diturunkan. Begitu juga dengan alat berat untuk membersihkan kayu-kayu yang hanyut terbawa banjir bandang. Mohon doanya agar bencana ini cepat berakhir," ujar Masinton.

Duka Ibu dan 3 Anak Tewas Tertimbun Longsor

LONGSOR TAPTENG - Longsor dan banjir air bah, Selasa (25/11/2025) pagi hari, tepatnya di Dusun 1, Desa Mardame menewaskan empat orang dalam satu keluarga.
LONGSOR TAPTENG - Longsor dan banjir air bah, Selasa (25/11/2025) pagi hari, tepatnya di Dusun 1, Desa Mardame menewaskan empat orang dalam satu keluarga. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Di tempat lain, tepatnya di Desa Mardame, Sitahuis, kisah pilu terjadi akibat longsor.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved