Sumut Terkini
Saat Warga Batangtoru Bertemu Menteri Maruarar, Ditanya Pembangunan Huntap Sudah Sesuai Ekspektasi
Mayasari curhat ke Maruarar bagaimana perasaannya ditanya soal ekpektasi pengganti rumahnya yang kini sudah rusak akibat banjir.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, BATANGTORU- Mayasari, warga korban banjir bandang Batangtoru, Tapanuli selatan, mengungkap isi percakapannya dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Ia menjadi warga yang berkesempatan berbincang dengan Maruarar Sirait yang datang meresmikan hunian tetap (huntap) warga korban banjir di Batangtoru, Jumat (27/3/2026).
Di huntap itu, Mayasari curhat ke Maruarar bagaimana perasaannya ditanya soal ekpektasi pengganti rumahnya yang kini sudah rusak akibat banjir.
"Jadi tadi Pak Menteri menanyakan kesiapan rumah ini, sesuai ekspektasi atau gak. Karena warga di sini selain dibangun rumah, juga dapat perabotan," ujarnya.
Mayasari merupakan warga Desa Hapesong Baru, Batangtoru. Rumahnya yang berada di bantaran sungai rusak akibat banjir bandang pada 25 November 2025 lalu.
"Kondisi rumah kami sekarang tergantung terkena erosi akibat banjir. Gak layak huni. Bertaruh nyawa juga kalau masih tinggal di sana," katanya.
Saat Maruarar datang meresmikan huntap Batangtoru, Mayasari menjadi orang terpilih bisa menerima sang menteri menjadi tamu di rumahnya.
Ia menyambut kedatangan Menteri Maruarar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Gubernur Surya hingga Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu.
"Sekarang kami sudah tinggal di huntap. Sudah dua hari. Kemarin masih mudik. Fasilitas juga sudah lengkap seperti air, kan itu yang jadi utama," pungkasnya.
Lokasi Strategis
Menteri Maruarar Sirait mengungkap bahwa lokasi huntap Batangtoru strategis untuk memenuhi kebutuhan warga. Seperti pasar, rumah sakit hingga sekolah.
"Lokasinya tepat sekali Pak Gus Irawan memilihnya. Karena rakyat ke ekosistemnya gak jauh. Supaya di huntap ini warga tidak merasa dipersulit. Seperti pesan Pak Prabowo untuk mempermudah rakyat," kata Maruarar.
(ase/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gelapkan Uang Gereja Rp 28 Miliar, Eks Pejabat Bank Aek Nabara Diduga Kabur ke Australia |
|
|---|
| Dishub Binjai Tanggapi Rencana Laporan Fraksi Gerindra ke Kejatisu Soal Parkir, Harimin: Harus Siap |
|
|---|
| Rp 28 Miliar Uang Gereja Raib, Jemaat Cemas, Eks Pejabat Bank BNI Sumut Andi Hakim Masih Bebas |
|
|---|
| Pemprov Sumut Tawarkan KEK Sei Mangkei dan BRT ke Investor Jepang |
|
|---|
| Ayah Wanita Ungkap Fakta Sepasang Kekasih Meninggal Dunia Kecelakaan di Langkat bakal Segera Menikah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SERAHKAN-HUNTAP-Menteri-PKP-Maruarar-Sirait-menyerahkan.jpg)