Berita Viral
Wartawan Media Online di Medan Mengaku Diintimidasi dan Dipaksa Buat Video Klarifikasi
Korban bernama Sigit, wartawan media Metro Investigasi, menceritakan pengalaman traumatis yang dialaminya.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
Meski mengaku tidak mengalami kekerasan fisik, Sigit mengatakan dirinya mengalami tekanan psikologis berat dan trauma atas kejadian tersebut.
“Kalau dianiaya tidak ada, tapi saya diperlakukan seperti diinterogasi. Ditanya, ‘Kau wartawan? Sudah berapa tahun? Kau enggak ada konfirmasi?’ Sampai saya ketakutan dan trauma. Sekarang keluar rumah pun selalu lihat kanan kiri,” ungkapnya.
Sigit juga mengaku keberatan lantaran video dirinya bersama dua pria di dalam mobil viral di media sosial TikTok.
Akibat video tersebut, orang tuanya ikut mempertanyakan kejadian yang menimpanya.
“Itulah masalahnya. Ada kaitannya dengan oknum yang diduga pemilik. Kejadiannya sebelum Lebaran, saat bulan puasa,” katanya.
Hingga kini, Sigit mengaku masih berkomunikasi dengan salah satu perwira TNI terkait persoalan tersebut.
Namun, ia meminta institusi TNI memiliki etika dalam menyikapi kerja jurnalistik dan tidak melakukan intimidasi terhadap wartawan.
“Saya mohon kepada Bapak Panglima dan Bapak Pangdam, jangan seenaknya terhadap kawan-kawan jurnalis. Ini sudah intimidasi. Kalau tidak ada itikad baik, saya akan melapor,” tegasnya.
Sigit berencana melaporkan kejadian tersebut ke Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI) atau institusi terkait apabila persoalan video klarifikasi dan video viral itu tidak ditindaklanjuti secara proporsional.
(Cr9/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| KRONOLOGI Bidan dan Anggota DPRD Digerebek Sang Suami yang Ternyata Polisi, Kini Curhat Korban KDRT |
|
|---|
| PILU Nenek Ditusuk Saat Suapi Cucunya, Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Tertahan di RS karena Biaya |
|
|---|
| WOW KPU Sewa Helikopter Cuma Untuk Lantik KPPS di Kecamatan, Gelontorkan Anggaran Rp 198 Juta |
|
|---|
| PILU Anak Kelas 2 SD Tewas Tragis Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsito, Sempat Bergelantungan |
|
|---|
| NASIB Achmad Syahri Usai Sidang Etik Partai Gerindra, Sanksi Tegas Menanti Jika Terulang Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penampakan-seorang-wartawan-diduga-diculik.jpg)