Berita Viral
PILU Anak Kelas 2 SD Tewas Tragis Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsito, Sempat Bergelantungan
Pilu anak kelas 2 SD tewas secara tragis setelah tertimpa patung di Museum Ronggowarsito (Ranggawarsita), Kota Semarang
TRIBUN-MEDAN.COM – Pilu anak kelas 2 SD tewas secara tragis setelah tertimpa patung di Museum Ronggowarsito (Ranggawarsita), Kota Semarang.
Seorang anak kelas 2 SD berinisial A akibat tertimpa patung di kawasan Museum Ronggowarsito (Ranggawarsita), Kota Semarang, Senin (12/5/2026).
Korban yang merupakan warga Kabupaten Semarang itu diketahui mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat bergelantungan pada ornamen patung dekorasi yang dipajang di area taman terbuka hijau lingkungan museum.
Kepala Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo, mengklarifikasi bahwa struktur bangunan yang roboh tersebut bukanlah properti purbakala, melainkan murni replika estetika luar ruangan.
Objek tersebut berupa patung hitam berbentuk sesosok orang yang sedang memanggul barang dengan dimensi tinggi sekitar 150 sentimeter dan perkiraan bobot material mencapai kurang lebih 30 hingga 40 kilogram.
“Bukan patung bersejarah atau koleksi, patung dekorasi atau hiasan.
Tingginya kurang lebih 150 cm,” ujar Agung Raharjo saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: NASIB Achmad Syahri Usai Sidang Etik Partai Gerindra, Sanksi Tegas Menanti Jika Terulang Lagi
Agung membenarkan bahwa keberadaan korban di lokasi dalam rangka mengikuti agenda liburan bersama sang nenek menumpaki fasilitas bus wisata gratis keliling Kota Semarang.
Keduanya memutuskan ikut dalam rombongan wisata yang diinisiasi oleh salah satu yayasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Bergas, tempat di mana nenek korban sehari-hari bekerja sebagai tenaga pengajar.
Sesaat setelah armada bus pariwisata tersebut terparkir dan menurunkan penumpang di kompleks museum, korban langsung memisahkan diri menuju area luar bangunan sisi belakang.
Di sanalah korban mulai bermain-main di sekitar dudukan patung hiasan.
“Anak tersebut bagian dari rombongan wisata. Setelah turun dari bus, anak itu melihat patung di bagian belakang museum, bermain dan gandolan (bergelantungan) di patung. Lalu patung itu jatuh dan menimpa anak tersebut,” lanjut Agung.
Mendengar adanya keributan dan kerumunan massa yang berteriak histeris, sejumlah pegawai internal museum langsung bergegas menuju ke titik koordinat jatuhnya patung untuk memberikan pertolongan darurat.
Saat material beton hiasan tersebut diangkat dari tubuh korban, anak berinisial A itu dilaporkan masih dalam kondisi bernyawa dan sadar.
Petugas dibantu rombongan dengan cepat melarikan korban ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan tindakan medis secara intensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TEWAS-TRAGIS-Seorang-anak-kelas-2-SD-berinisial-A-meninggal-usai-bergantungan.jpg)