Medan Terkini

Mantan TNI Diduga Maling Sawit Tewas Dihajar Satpam, 4 Sekuriti PTPN IV Ditangkap Polres Belawan

Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Indra Utama (45), seorang mantan prajurit TNI.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN
MANTAN TNI TEWAS - Sudarmanto, Kepala Dusun 14, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, ketika diwawancarai soal mantan TNI tewas dianiaya gegara maling kelapa sawit, Rabu (4/3/2026). Empat tersangka yang merupakan sekuriti PTPN IV ditangkap. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Indra Utama (45), seorang mantan prajurit TNI.

Keempatnya ialah DFS (24), RD (22) IDP (23) MI, (35) yang merupakan satpam di PT PTPN IV, Regional II Tandem, Kabupaten Deli Serdang.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan, mereka ditangkap pada Rabu 4 Maret kemarin, atau sehari setelah peristiwa.

Para sekuriti perkebunan sawit main hakim sendiri itu ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan.

Para tersangka mengakui perbuatannya telah menganiaya mantan TNI terduga maling kelapa sawit hingga tewas.

"mereka lah yang mengatakan ada melakukan penganiayaan. Ada yang melakukan pemukulan menggunakan tangan, ada yang melakukan tendangan menggunakan kaki di bagian punggung, kepala, dada,"kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, Sabtu (7/3/2026).

Mengenai adanya keterlibatan prajurit TNI aktif, AKP Agus belum bisa memastikan.

Namun demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kodam I Bukit Barisan untuk mengusut dugaan keterlibatan TNI aktif.

"Kami berkordinasi dengan Kodam I BB soalnya dugaan keterlibatan anggota aktif. Bukan kami yang menangani,"tambahnya.

Sebelumnya, Indra Utama (45) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan sekelompok petugas keamanan PTPN IV Regional II Tandem Group beserta BKO dari PTPN IV

Sudarmanto, Kepala Dusun 14, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang mengatakan, ia mengetahui peristiwa ini pada Selasa dinihari sekira pukul 00.30 WIB. 

Saat itu ia mendapat informasi dari kepala Desa adanya warga meninggal dunia dan sudah dibawa ke klinik.

Ternyata, yang meninggal dunia adalah Indra Utama, adik iparnya.

"Kami lihat, sudah meninggal si korban ini, Indra Utama. bahkan sudah kaku. jenazahnya saya ambil dan langsung naik ke mobil ambulans,"ungkapnya.

Mengenai lokasi penganiayaan, bukan di perkebunan, melainkan di lokasi penjualan kelapa sawit.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved