Banjir dan Longsor di Sumut
RS Adam Malik Kirim Tim Medis ke Lokasi Bencana Banjir di Sumut dan Aceh
Rumah Sakit (RS) Adam Malik mengerahkan tim medis dengan formasi lengkap dokter umum hingga dokter spesialis ke berbagai wilayah.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN — Rumah Sakit (RS) Adam Malik mengerahkan tim medis dengan formasi lengkap dokter umum hingga dokter spesialis ke berbagai wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara dan Aceh.
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap tingginya kebutuhan layanan kesehatan di lapangan setelah banjir dan longsor melanda sejumlah daerah sejak akhir November 2025.
Plt Direktur Utama RS Adam Malik, dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K), menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi.
“RS Adam Malik turut berduka cita atas musibah bencana banjir dan longsor yang menimpa masyarakat Sumut, termasuk juga di wilayah Aceh dan Sumatera Barat,” ujarnya melalui rilis yang Tribun Medan terima, Kamis (3/12/2025).
Disebutnya, Rumah Sakit terus memonitor dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membantu penanganan pasien di lokasi bencana.
“Sejak hari pertama banjir, kami terus memonitor dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk ikut membantu para korban, terutama bantuan kesehatan,” ungkapnya.
Tim pertama telah dikirim sejak Sabtu, 29 November 2025, menuju wilayah Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Wilayah ini menjadi salah satu lokasi yang terdampak paling parah, dengan jarak lebih dari 400 kilometer dari Medan dan hanya dapat ditempuh hampir 10 jam melalui jalur darat.
Tim yang terdiri dari dokter umum dan perawat gawat darurat ini bekerja sama dengan Puskesmas Batang Toru dan telah memberikan pelayanan kesehatan sejak hari pertama.
“Sampai hari ini, tim dokter umum dan perawat gawat darurat ini membantu penanganan kesehatan masyarakat yang terkena bencana, bekerja sama dengan Puskesmas Batang Toru. Tim ini juga membawa ambulans untuk membantu evakuasi korban, serta bantuan obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP),” lanjut dr Zainal.
Selain itu, sejak Selasa, 2 Desember 2025, RS Adam Malik juga menurunkan tim medis ke wilayah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang sebagian wilayahnya masih terendam banjir.
“Tim ini beranggotakan sepuluh orang, terdiri atas dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dokter spesialis kulit, serta tenaga farmasi dan paramedis,” jelasnya.
Mereka bergabung dengan Posko Bersama Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Terpusat Kabupaten Langkat dan bekerja bersama organisasi profesi untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat hingga Sabtu, 6 Desember 2025.
Menurut dr Zainal, sebagian besar korban yang datang mengalami diare, infeksi saluran napas, gangguan pencernaan, dan penyakit kulit.
Ia menegaskan bahwa selain layanan medis, tim juga membawa bantuan makanan, obat-obatan, dan BMHP yang sangat dibutuhkan para penyintas.
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-terdampak-banjir-mendapatkan-layanan-pemeriksaan-kesehatan-_1.jpg)