Banjir dan Longsor di Sumut

Banjir Meluas di Medan, Basarnas Siapkan Call Center Penanganan Evakuasi 085191795579

Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center Penanganan Evakuasi Banjir Basarnas Medan di nomor 0851-9179-5579.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center Penanganan Evakuasi Banjir Basarnas Medan di nomor 0851-9179-5579. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Medan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir.

Basarnas Medan membuka layanan call center khusus untuk penanganan dan evakuasi warga terdampak.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center Penanganan Evakuasi Banjir Basarnas Medan di nomor 0851-9179-5579.

Rumah-rumah Warga tenggelam separuh di Marelan, Kecamatan Terjun. Air sudah sepaha hingga sedada orang dewasa berdampak warga terisolasi tanpa pertolongan dan bantuan, Kamis (27/11/2025)
Rumah-rumah Warga tenggelam separuh di Marelan, Kecamatan Terjun. Air sudah sepaha hingga sedada orang dewasa berdampak warga terisolasi tanpa pertolongan dan bantuan, Kamis (27/11/2025) (Tribunnews.com/Dedy Kurniawan)

Kota Medan kembali dilanda banjir besar, setelah hujan deras sejak dini hari menyebabkan Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan meluap, Kamis (27/11/2025).

Sejumlah kawasan permukiman terendam hingga 2 meter, sementara puluhan ruas jalan utama di Medan lumpuh total.

Berdasarkan informasi yang Tribun Medan himpun dari warga melalui sejumlah grup whatshap menunjukkan bahwa situasi banjir hari ini merupakan salah satu yang terparah sepanjang 2025.

Banjir cukup parah terjadi di kawasan Jalan Jaya Tani, Deliserdang. Sedikitnya 200 rumah tenggelam setelah air naik cepat sejak pukul 07.00 WIB.

“Air sudah dua meter, semua gang terendam. Anggrek I, II dan III tenggelam semua. Mohon bantuan,” kata warga dalam laporan video yang diterima Tribun.

Warga terlihat mengevakuasi diri menggunakan perahu darurat dan rakit seadanya.

Sejumlah video memperlihatkan air deras mengalir di Klambir 5 dekat rel, air meninggi dan arus kuat melewati rumah-rumah warga, Komplek Perumnas Helvetia, banjir mencapai 1 meter, Sei Mencirim Medan Krio, permukiman warga terendam dan akses jalan lumpuh.

Banjir juga membuat banyak jalan protokol tidak dapat dilalui kendaraan.

Baca juga: 3 Sungai Meluap di Kota Binjai, Masyarakat Paling Terdampak yang Tinggal di Pinggiran Aliran

Baca juga: DAFTAR 15 Titik Banjir di Kota Medan setelah 3 Sungai Meluap, Sungai Deli-Babura-Belawan

Baca juga: HILANG KONTAK, Keluarga Korban Banjir Tapteng Yang Terjebak di Hutan Sudah Tak Bisa Dihubungi

Sejumlah ruas jalan di Kota Medan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari, Kamis (27/11/2025). Kendaraan dan warga tampak kesulitan melintas akibat tingginya genangan yang melumpuhkan aktivitas.
Sejumlah ruas jalan di Kota Medan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari, Kamis (27/11/2025). Kendaraan dan warga tampak kesulitan melintas akibat tingginya genangan yang melumpuhkan aktivitas. (Tribunnews.com/Husna Fadilla Tarigan)

Berikut sebaran titik banjir berdasarkan pantauan Tribun:
1.      Simpang Kampung Lalang tenggelam, air setinggi pinggul orang dewasa.
2.      Simpang Manhattan terendam, arus deras dari arah drainase.
3.      Jalan Dr Mansyur – USU, air dari Sungai Babura meluber ke badan jalan.
4.      Gaharu – Bambu, genangan hingga lutut.
5.      Jalan Bhayangkara – Pancing, sepeda motor tidak bisa melintas.
6.      Pintu Tol Bandar Selamat – Letda Sujono, tergenang setinggi lutut.
7.      Depan UNIMED–UIN, lumpuh total.
8.      Yos Sudarso – Brayan, air menutupi sebagian badan jalan.
9.      Simpang Kantor, lalu lintas macet total.
10.     Simpang Canang – Belawan, air naik hingga dada orang dewasa, terutama saat air laut pasang.
11.     Marelan Raya Pasar 3, 4, dan 5, banjir setinggi lutut.
12.     Jalan Danau Singkarak, tak bisa dilewati sepeda motor.
13.     Jalan SM Raja depan TAMORA, arus air deras melintas ke jalan utama.
14.     Gatot Subroto depan RS Advent, jalan tak dapat dilalui.
15. Jalan Ayahanda, sepinggang orang dewasa.

Sejumlah ruas jalan di Kota Medan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari, Kamis (27/11/2025). Kendaraan dan warga tampak kesulitan melintas akibat tingginya genangan yang melumpuhkan aktivitas.
Sejumlah ruas jalan di Kota Medan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari, Kamis (27/11/2025). Kendaraan dan warga tampak kesulitan melintas akibat tingginya genangan yang melumpuhkan aktivitas. (Tribunnews.com/Husna Fadilla Tarigan)

Baca juga: Sungai Meluap, Simpang Amplas Medan Banjir dan Sebabkan Banyak Kendaraan Mogok

Baca juga: Banjir Jadi Rezeki Dadakan, Ratusan Warga Serbu Kanal Marendal untuk Menangkap Ikan

Baca juga: Akui Kasihan dengan 3 Anak Inara Rusli, Insanul Fahmi Izin Poligami ke Wardatina Mawa

Hingga berita ini diturunkan, beberapa ruas jalan masih tak bisa dilalui, terutama di Medan Johor, Medan Marelan, Medan Sunggal, dan Medan Helvetia.

Menurut informasi BPBD yang dihimpun Tribun, banjir meluas akibat meluapnya tiga sungai besar yakni Sungai Deli meluap di kawasan pusat kota dan Medan Labuhan.

Kemudian, Sungai Babura meluap di daerah Medan Sunggal dan sekitar kampus USU serta Sungai Belawan meluap ke arah Marelan, Belawan, Canang dan sekitarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved