Sumut Terkini

Jalan di Desa Lumban Sempat Terputus Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilewati

Dinas PUTR Toba yang mendapat informasi tersebut langsung menerjunkan alat berat membersihkan material longsor dari badan jalan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ Kominfo Toba
Jalanan yang menghubungkan 7 desa di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba kembali normal setelah sempat terputus akibat longsor pada Selasa (21/1/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pada Selasa (21/1/2025) sore, jalan di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, tepatnya di Desa Lumban Balik putus total akibat longsor.

Akibatnya 7 desa terisolasi dan tidak dapat dilalui.

Dinas PUTR Toba yang mendapat informasi tersebut langsung menerjunkan alat berat membersihkan material longsor dari badan jalan.

"Longsor terjadi pada Selasa (21/1/2025) sore. Pada Rabu (22/1/2025), pagi alat berat langsung kita kerahkan ke lokasi untuk pembersihan material longsor," kata Maju Simangunsong selaku Kepala Bidang Peralatan dan Pengujian Dinas PUTR Toba, Jumat (24/1/2025).

Saat itu, petugas dari Dinas PUTR Toba bahkan harus bekerja hingga malam hari agar jalan dapat terhubung kembali.

"Kita kerja sampai malam, dan Rabu malam jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat," sambungnya.

"Sekarang sudah normal kembali. Karena memang badan jalan tidak ikut longsor, hanya tertimbun material tanah dan bebatuan, jadi kita hanya pembersihan material dari badan jalan," lanjutnya.

Sebelumnya telah diinformasikan, akibat cuaca ekstrim, longsor terjadi di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba pada Rabu (22/1/2025). Akibatnya, akses jalan yang menghubungkan tujuh desa terputus.

Selain letak geografis di Kecamatan Habinsaran akses jalan kecamatan rata - rata berada didinding tebing dan jurang berdampak rentannya terjadi longsor.

Untuk sementara warga Kelurahan Parsoburan Tengah Kecamatan Habinsaran menuju Desa Lumban Balik, Lumban Haol, Lumban Lintong, Panamparan, Pararungan, Pagar Batu dan Sibutuo harus bersabar menunggu penanganan dari pemerintah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba, Robert Manurung membenarkan peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa saat longsor, namun akses jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan sepedamotor dan mobil," ujar Robert Manurung.

Setelah mendapat informasi longsor, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas PUTR agar segera menurunkan alat berat excavator. Alhasil, secara berangsur, warga setempat dapat kembali melakukan aktivitasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved