Berita Viral
DICECAR Soal Jatuhnya Lion Air JT-610 dan Ethiopian 302, CEO Boeing Pilih Mengundurkan Diri
Dicecar dalam Sidang Senat Amerika Serikat soal jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dan Ethiopian 302, CEO Boeing pilih mengundurkan diri
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Angel aginta sembiring
TRIBUN-MEDAN.COM – Dicecar soal jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dan Ethiopian 302, CEO Boeing pilih mengundurkan diri.
Adapun CEO Perusahaan Boeing, David Calhoun ungkap rencana pengunduran dirinya usai dicecar soal jatuhnya dua pesawat Boeing 737 MAX pada tahun 2018 dan 2019.
David Dalhoun ungkap rencana mengundurkan dirinya setelah minta maaf soal jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dan Ethiopian Airlines Flight 302.
Seperti diketahui, David Calhoun baru-baru ini dicecar dalam Sidang Senat Amerika Serikat.
Ia dicecar rentetan pertanyaan agresif seputar keselamatan di hadapan panel kongres Amerika Serikat pada Selasa (18/6/2024).
Dalam video yang beredar, David juga meminta maaf kepada anggota keluarga korban kecelakaan dua pesawat Boeing 737 MAX di tahun 2018 dan 2019.
Dilihat Tribun-medan.com dari video yang diunggah akun X @indoflyer, David membuka sambutannya dengan berdiri dan meminta maaf kepada anggota keluarga korban dari dua kecelakaan Lion Air JT-610 dan Ethiopian Airlines Flight 302.
Kehadirannya itupun menandai kesaksian pertamanya di hadapan panel kongres AS sejak insiden penerbangan yang mengkhawatirkan di bulan Januari.
Dalam sidang tersebut, ia pun dicecar ragam pertanyaan.
Dimana komite Senat AS merinci seputar keselamatan Boeing hingga keluhan tambahan dari para pekerja Boeing.
Menghadapi ragam pertanyaan agresif dari beberapa anggota parlemen, David akhirnya mengatakan bahwa dirinya berencana mengundurkan diri sebagai CEO di akhir tahun 2024.
Baca juga: VIRAL Curhat Wanita Syok Dengar Tante Minta ART Goda Suaminya, Ternyata Iri Lihat Keponakan Bahagia
Baca juga: KUAK Hasil Pemeriksaan Iptu Rudiana, Polisi tak Temui Kesalahannya Soal Kasus Vina 2016
Keluarga Korban Pesawat Tuntut Denda
Sementara itu, keluarga korban dua kecelakaan pesawat Boeing 737 Max menuntut denda.
Keluarga dua korban pesawat tersebut meminta Departemen Kehakiman AS menjatuhkan denda sebesar US$24,8 miliar atau sekitar Rp347,2 triliun. atas tuduhan kejahatan korporasi paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat (AS).
Pengacara keluarga mengatakan jumlah tersebut dinilai pantas mengingat besarnya korban jiwa akibat tuduhan kejahatan yang dilakukan Boeing.
Baca juga: GOLKAR Usung Bobby di Pilgub Sumut 2024, Ijeck Tetap di DPR RI atau Menteri? Ini Kata Airlangga
Baca juga: SADIS, Kakek 74 Tahun di Sergai Dibunuh dan Dirampok Tetangganya, Pelaku Ditangkap
David Calhoun
CEO Perusahaan Boeing mengundurkan diri
jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dan Ethiopian Air
Lion Air JT-610
Sidang Senat Amerika Serikat
viral di media sosial
Tribun-medan.com
penyebab jatuhnya Lion Air JT-610
| Sosok Edo Pratama Sopir Truk Tewas Ditikam Pengawas SPBU, Baru 2 Bulan Nikah, Dipicu Masalah Sepele |
|
|---|
| Andrie Yunus Berhak Tolak Proses Peradilan Militer, Massa Aksi Kamisan Tuntut Bentuk TGPF |
|
|---|
| Ammar Zoni Sebut Rutan Salemba Sarang Narkoba: Murah dan Mudah Didapat |
|
|---|
| CURHAT Ibunda Darrel Korban Peluru Nyasar TNI AL, Disuruh Buat Video Minta Maaf dan Hapus Postingan |
|
|---|
| Pernikahan Unik di Rembang, Pengantin Pria Berikan Mahar Bibit Pohon Mangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DICECAR-Soal-Jatuhnya-Lion-Air-JT-610-dan-Ethiopian-302-CEO-Boeing-Pilih-Mengundurkan-Diri.jpg)