Sumut Terkini

Kerusakan Hutan Mangrove di Langkat Capai 700 Ha akibat Industri Arang, Penebang dan Agen Ditangkap

Kerusakan hutan mangrove di wilayah Kabupaten Langkat, tepatnya di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan Barat kian mengkhawatirkan.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi saat meninjau hutan mangrove yang ditebang secara ilegal untuk industri arang. Dia melihat dari helikopter lalu meninjau langsung dan menyegel lokasi, Senin (31/7/2023). 

Sebab, selama ini sudah mengadu ke Kementerian Lingkungan Hidup seperti tidak digubris.

Namun hari ini dia melihat langsung, lokasi yang pengelolaan arang yang selama ini tak bisa dimasuki karena dilarang masyarakat bisa disegel Polda Sumut.

Selama ini dia meneliti hutan mangrove dan ditemukan hutan ini menyusut drastis.

Padahal, hutan mangrove terluas di dunia berada di Indonesia. Hal itu pun dibanggakan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, akibat perambahan hutan ini nelayan kesulitan mencari ikan karena tanaman yang dijadikan tempat tinggal habis.

Selain itu, hutan bakau juga memberikan cadangan karbon 10 kali lebih banyak dibandingkan tanaman lainnya seperti kelapa sawit.

"Kita sudah berulang kali menyuarakan sampai ke bu Menteri dan hari inilah gerakan yang nyata dan konkret itu terjadi. Makanya ada penurunan drastis dan tindakan kali ini luar biasa, bisa menyelamatkan hutan kita."

(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved