Lelah Menagih dan Asam Lambung Naik, Hadian Polisikan Oknum Pejabat Sekretariat Bupati Deliserdang
Korban perbuatan TS bukan Hadian saja melainkan ada yang lain lagi. Satu nama yang juga sudah diketahui dan ikut menjadi korban bernama Iwan.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, PAKAM - Oknum pejabat di Sekretariat Bupati Deliserdang di laporkan ke Polresta Deliserdang karena diduga telah melakukan penipuan kepada rekanan kerjanya.
Oknum yang berinisial TS itu menjabat sebagai Kasubag di Sekretariat Bupati.
Kasus penipuan ini dilaporkan oleh oleh Hadian dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor 193/IV/2020/SU/RESTA DS Selasa, (21/4/2020).
Saat diwawancarai melalui telepon selulernya, Hadian yang menjadi korban mengaku melaporkan pelaku karena sudah begitu kesal. Total kerugian yang ia alami sebesar Rp 90 juta.
Dikatakannya, meski sudah diberi waktu enam bulan lamanya namun yang bersangkutan tidak juga mempunyai iktikad baik.
"Bukan capek lagi aku nagihnya, udah naik asam lambung pun jadinya. Asal minta banyak kali alasannya, pasti ada saja jawabannya. Sekarang sudah sulit menjumpain dia, kita datangi pun rumahnya sudah kosong ternyata. Tadi malam sempat nyambung saat aku telepon, tapi enggak mau diangkatnya," ucap Hadian Rabu, (22/4/2020).
Ia menceritakan awal pertama kali mengenal TS pada Mei 2019 dan dikenalkan oleh temannya.
Setelah itu TS mengajak menjalin kerjasama dan mengaku untuk kepentingan pekerjaan kantor.
Dikatakannya, kalau TS mengerjakan proyek, namun modal uang dari dirinya.
"Kerjasamanya saya yang kasih modal dan nanti akan diberi keuntungan. Saya lupa pastinya mau buat apa uang yang saya kasih itu. Yang pertama itu bagus enggak ada sama sekali masalah, baru yang kedua dipinjamnya lagi uang kepada saya 2 Oktober itu Rp 88 juta. Janjinya akan dikembalikan sebulan saja. Tapi enggak disebutkan akan diberi keuntungan berapa. Ya karena pertama bagus ya saya kasih lagi lah," kata Hadian.
Untuk meyakinkannya, lanjut Hadian setiap diajak kerjasama pelaku disebut selalu saja menunjukkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang berkop surat Sekretariat Bupati Bagian Perekonomian.
Sepengetahuannya saat itu ada tandatangan dari Putra Jaya Manalu Kabag Perekonomian yang sekarang sudah menjabat sebagai Asisten II Pemkab.
RAB yang ada juga berstempel dari Sekretariat Bupati.
• Pejabat di Setda Deliserdang Dilaporkan Dugaan Penipuan, Rekanan Ini Mengaku Rugi Rp 88 Juta
"Untuk yang pertama karena RAB ada tandatangan pimpinannya ya kita yaki lah. Untuk yang kedua sudah tidak ada lagi ditandatangani sama pimpinannya memang tapi dia sendiri yang neken. Katanya untuk pengadaan peralatan di kantornya seperti untuk beli AC, laptop, meja, kursi hingga kantor. Ditunjukannya samaku uang yang dibutuhkan 90 jutaan tapi saya kasih Rp 88 juta. Katanya saat itu aku hanya siapkan uang saja dan yang ngerjain biar perusahaan orang saja dan anggotanyalah nanti yang ngerjain semua," ucap Hadian.
Janji tinggal janji, setelah batas waktu yang ditentukan ternyata TS tidak juga menepati janjinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/oknum-pejabat-menipu.jpg)