Transformasi Wajah Kota Lebih Modern, Kabel di Lima Ruas Jalan di Lubuk Pakam Ditertibkan
Terlihat di pinggir jalan, banyak karung-karung berisi tanah galian. Untuk sementara kawasan ini pun menjadi sedikit menyempit.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Penataan utilitas kabel dari udara ke bawah tanah (underground) saat ini mulai dilakukan di wilayah Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang.
Total ada lima ruas jalan yang menjadi pilot project dengan total panjang mencapai 3,8 km. Masyarakat yang tinggal di lokasi pengerjaan diminta untuk mendukung pengerjaan proyek ini.
Informasi yang dihimpun lima ruas jalan yang masuk dalam wilayah pengerjaan meliputi Jalan Diponegoro, Jalan Thamrin, Jalan Sutomo, Jalan Sudirman, dan Jalan Ahmad Yani. Kelima jalan ini dikenal sebagai jalan inti kawasan Lubuk Pakam Kota. Selain kawasan pemukiman juga merupakan kawasan perdagangan, perkantoran, dan kawasan kuliner.
Pantauan Tribun Medan Sabtu (25/4/2026), saat ini pihak pekerja yang melakukan pengerjaan masih fokus di Jalan Sudirman. Terlihat di pinggir jalan, banyak karung-karung berisi tanah galian. Untuk sementara kawasan ini pun menjadi sedikit menyempit.
Kepala Dinas SDABMBK Deliserdang Janso Sipahutar mengatakan, lima ruas jalan ini menjadi pilot project ‘Deliserdang Bebas Kabel Udara’. Ia membenarkan, total panjang penataan mencapai sekitar 3,8 km. Kelima ruas jalan yang sedang ditata di bawah koordinasi Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).
Baca juga: 25 Ruas Jalan Utama Medan Ditarget Tanpa Kabel Semrawut, Rico Waas Ingin Kota Tertata dan Estetik
"Di Jalan Sutomo sepanjang 503 meter, Jalan Diponegoro sepanjang 703 meter, Jalan Thamrin sepanjang 698 meter, Jalan Sudirman sepanjang 1.019 meter, dan Jalan Ahmad Yani sepanjang 955 meter," ujar Janso Sipahutar.
Janso menjelaskan, penataan ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam menata wajah Kota Lubuk Pakam melalui migrasi kabel udara menjadi kabel tanam. Hal ini sejalan dengan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menjadi program nasional Presiden Prabowo Subianto.
“Pelaksanaan teknisnya oleh APJATEL, tapi tetap kita pantau. Kita beri tenggat waktu hingga bulan Juni karena pada Juli, Deliserdang akan menjadi tuan rumah HUT ke-26 APKASI dan Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026, sehingga wajah kota harus lebih tertata dan rapi,”kata Janso.
Koordinasi bersama APJATEL dan perangkat daerah terkait telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, terukur, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Janso juga mengimbau masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Lubuk Pakam terutama yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan dapat mendukung terlaksananya kegiatan ini sehingga wajah Kota Lubuk Pakam menuju transformasi wajah kota yang lebih modern dan bebas kabel semrawut.
“Tahap pertama sudah dimulai. Ke depan kita akan lakukan koordinasi dengan APJATEL agar penataan ini terus berlanjut di ruas jalan lainnya. Koordinasi yang baik akan menjadi kunci keberhasilan penataan kabel utilitas di Kabupaten Deliserdang,” sebut Janso.
| Penataan Kabel-kabel Udara di Lubuk Pakam Mulai Dikerjakan di 5 Ruas Jalan sepanjang 3,8 Kilometer |
|
|---|
| Dinas Perhubungan Tertibkan Jukir di Lubuk Pakam, Segini Tarif Parkir Resmi |
|
|---|
| Pemkab Deli Serdang akan Tertibkan Bangunan Jl Tirta Deli, Eks Satpol PP Marolan Siaga Depan Rumah |
|
|---|
| Listrik Gedung Grha Diputus Beberapa Jam, Dirut PT BPJ Berdalih Telat Bayar karena Miskomunikasi |
|
|---|
| Nunggak Bayar, Listrik Gedung Grha Lubuk Pakam Diputus PLN, BUMD Pemkab Bantah Ada Masalah Keuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penataan-Kabel-kabel-Udara-di-Lubuk-Pakam_Deli-Serdang.jpg)