Lelah Menagih dan Asam Lambung Naik, Hadian Polisikan Oknum Pejabat Sekretariat Bupati Deliserdang
Korban perbuatan TS bukan Hadian saja melainkan ada yang lain lagi. Satu nama yang juga sudah diketahui dan ikut menjadi korban bernama Iwan.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Malah korban terakhir ini susah ditemui baik di kantor maupun di rumahnya.
Sempat dijanjikan kalau pembayaran akan dilakukan pada pertengah Desember 2019 namun hal itu tidak juga terealisasi.
"Malah dia sempatlah minjam uangku lagi Rp 2 juta. Makanya totalnya sekarang jadi Rp 90 juta. Katanya untuk keperluan pribadi biar nanti diganti sama waktunya sama yang sebelumnya. Saya minta supaya polisi cepat memproses laporan saya karena dia sudah seperti ini sama saya. Kalau saya putar uang saya itu sudah jadi berapa sekarang ini," katanya.
Informasi yang dikumpulkan TS sudah seminggu tidak masuk kantor. Berulang kali nomor ponselnya dihubungi namun tidak aktif-aktif.
Disebut-sebut rekan kerjanya banyak orang yang bernasib sama karena ulahnya. Namun demikian yang baru membuat laporan polisi baru satu orang.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Muhammad Firdaus yang dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar banyak atas kasus ini. " Saya cek dulu," ucap Muhammad Firdaus.
Kabag Perekonomian Bilang Tidak Tahu
KABAG Perekonomian Sekretariat Bupati Deliserdang, Sri Eka Yani tak mau berkomentar banyak ketika diwawancarai terkait kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh anggotanya berinisial TS.
Meski anggotanya yang menjabat sebagai salah satu Kasubag itu sudah dilaporkan oleh rekanan kerja yang menjadi korban ke Polresta Deliserdang, namun Eka tidak mau menanggapi kasus ini.
Ia selalu menghindar ketika ditanyai dan yang terakhir kabur menjauh.
"Aku enggak tahu kasusnya. Enggak ada lagi dia. Sudah seminggu, sudah taunya kalian enggak ada hubungannya sama aku (kasusnya)," kata Sri Eka Yani yang ditemui di kantor Bupati Rabu, (22/4/2020).
Informasi yang dikumpukan, kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh TS dilakukan pada saat masa pejabat Kabag Perekonomian Putra Jaya Manalu yang sekarang ini sudah menjadi Asisten II Pemkab.
Meski baru satu orang korbannya yang melapor ke Polresta Deliserdang namun dari informasi yang beredar banyak orang lain lagi yang menjadi korban.
Putra Jaya Manalu yang sempat dikonfirmasi membantah kalau kasus yang dilakukan oleh TS ada kaitannya dengan dirinya.
Ia mengakui bahwa korban perbuatan TS bukan Hadian saja melainkan ada yang lain lagi. Satu nama yang juga sudah ia ketahui dan ikut menjadi korban bernama Iwan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/oknum-pejabat-menipu.jpg)