Jemaah Tunggu Kepastian Keberangkatan, Pesawat Alami Kerusakan di Kualanamu

Atas hal ini, mereka terpaksa diinapkan di beberapa hotel di dekat Bandara Kualanamu Kabupaten Deliserdang.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
MENUNGGU KEBERANGKATAN - Jemaah calon haji asal Kabupaten Malang mengobrol di depan hotel menunggu keberangkatan kembali oleh pihak maskapai, Senin (27/4/2026). Mereka ditunda keberangkatannya karena ada kerusakan pada pesawat. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Ratusan jemaah calon haji asal Provinsi Jawa Timur terkendala keberangkatan ke Madina, Arab Saudi setelah pesawat yang ditumpangi mengalami kerusakan di Bandara Kualanamu, Minggu (26/4/2026). 

Atas hal ini, mereka terpaksa diinapkan di beberapa hotel di dekat Bandara Kualanamu Kabupaten Deliserdang. Belum diketahui secara pasti kapan mereka kembali akan diberangkatkan kembali. 

Informasi yang dihimpun, jemaah calon haji ini sebelumnya menumpangi pesawat Saudi Arabia dari Surabaya. Ada lebih dari 380 orang jemaah yang saat itu diberangkatkan. Dari Surabaya, pesawat yang ditumpangi sempat melakukan pengisian bahan bakar di Kualanamu. 

Setelah itu, tidak lama kemudian diketahui ada masalah di bagian pesawat. Karena dianggap tidak memungkinkan tetap diberangkatkan, seluruh jemaah calon haji diturunkan dari pesawat dan ditempatkan sementara ke beberapa hotel yang ada di Bandara Kualanamu. Saat ini mereka menjadi tanggung jawab pihak Kakanwil Kemenhaj Sumut untuk pelayanan keberangkatan. 

"Belum ada jadwal yang diberikan pihak Saudi Airlines. Total jemaahnya 380 orang," ujar Kakanwil Kemenhaj Sumut, Zulkifli Sitorus yang dihubungi Tribun Medan, Senin (27/4/2026). 

Baca juga: Pertamina Pastikan Ketersediaan Avtur Aman untuk Pemberangkatan Jemaah Haji di Sumut

Zulkifli mengatakan, para jemaah calon haji ini masuk dalam kloter 16 sub Jawa Timur Kabupaten Malang. Untuk sementara waktu, mereka diinapkan di tiga hotel yang ada di dekat Bandara Kualanamu. 

"Mereka ada di tiga hotel mereka mulai dari Hotel Anara, Quardan, dan Hub," sebut Zulkifli. 

Hotel Travel Hub Kualanamu menjadi salah satu tempat para calon jemaah diinapkan. Mereka yang berjumlah ratusan orang ini diinapkan sejak Minggu (26/4/2026). 

"Informasi terkini katanya jam 17.30 kami mau diberangkatkan kembali. Ya, kami menunggulah ini. Saya nggak tau apa yang rusak karena saya juga baru kali ini naik pesawat," ujar Sutrisno, salah satu jemaah. 

Dari informasi yang dihimpun, seluruh jemaah ini merupakan warga Kabupaten Malang. Dari Malang mereka berangkat tanggal 25 Maret pukul 04.00. Dari Bandara di Surabaya mereka berangkat pukul 07.00. 

"Jam 12 malam kita keluar dari asrama dan sampai di bandara pukul 02.00. Proses segala macam terbanglah sekitar jam 07.00," ujar M Ulil Albab, salah satu jemaah. 

Menaiki pesawat Saudi Arabia para jemaah baru tiba di Bandara Kualanamu Minggu, (26/4) pukul 12.00. Disebut, saat itu ada sekitar 6 jam lamanya jemaah berada di dalam pesawat. Setelah itu baru kemudian diturunkan dan diantarkan ke hotel. 

"Katanya gitu awalnya isi bahan bakar dan kemudian disampaikan ada kerusakan. Kami nggak tahu persis apa kerusakannya. Ya tidak ada masalah daripada ada kerusakan saat perjalanan," kata M Ulil Albab lagi. 

Disebutkan selama perjalanan disampaikan tidak ada hal-hal yang aneh di dalam pesawat. Namun demikian ia hanya merasakan AC kurang dingin. 

"Kami ini dari Kabupaten Malang semua. Saya berangkat sama istri dan adik ipar. Kami satu hotel," kata Ulil.

Hingga berita ini diturunkan, jemaah masih menunggu kepastian keberangkan ke Tanah Suci.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved