Deli Serdang Terkini
Pemalak Sopir Truk di Tanjung Morawa Makin Menjadi, Minta Rp 20 Ribu dan Ancam Bakar bila Tak Diberi
Ulah preman kampung yang memalak sopir-sopir truk di kawasan Jln Sei Blumai Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang viral.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Ulah preman kampung yang memalak sopir-sopir truk di kawasan Jln Sei Blumai Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang kembali viral di media sosial.
Setelah videonya direkam oleh kernet truk dan diunggah ke media sosial banyak netizen yang geram dengan ulah 2 preman jalanan itu. Karena sudah berulang-ulang kali terjadi dan viral di media sosial dianggap kalau pihak penegak hukum tidak serius untuk pemberantasan dan penanganannya.
Dari video berdurasi 2 menit 2 detik yang beredar sempat ada adu mulut antara sopir truk dengan kedua pelaku. Saat itu sopir menolak untuk memberikan yang 20 ribu sesuai yang dipinta. Sopir menyebut baru bersedia memberikan apabila ada kwitansi resmi sehingga ada bukti mereka mengklaim ke perusahaan.
"Buat dulu kwitansinya kami dari PT (Perusahaan). Kami cari makan juga ini," ucap Sopir Truk.
Terdengar alasan sopir truk tidak mau memberikan uang lantaran sebelumnya sudah banyak mengeluarkan uang dari pemalak lain. Disebut 10 ribu uang sopir sudah keluar sebelumnya. Karena tidak mau memberikan uang ancaman keras pun sempat dilontarkan oleh para pelaku.
"Nggak ada uang lagi. Bakarlah (tantang balik sopir truk)," kata Sopir.
Saat ini 2 pelaku pungli ini sedang dicari oleh Polsek Tanjung Morawa. Mereka sudah tidak lagi kelihatan di lokasi pemalakan yang diketahui berada di area dekat pertigaan simpang Jln Ekadura Desa Tanjung Morawa B. Dari informasi informasi yang disampaikan pemerintah desa setempat kedua pelaku bernama Daniel dan Wawan.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik menyebut pihaknya sudah melakukan tindaklanjut atas video yang beredar. Disampaikan kalau peristiwa pemalakan terjadi pada, Jumat (24/4/2026).
"Sudah kami tindak lanjuti namun di lapangan sudah kosong. Kami dalami lagi ini. Kalau peristiwanya hari Jumat itu," sebut Jonni.
Peristiwa pemalakan terhadap sopir truk bukan baru kali ini saja terjadi. Peristiwanya sudah bertahun terjadi dan kerap kali viral. Setelah viral para pelaku langsung dicari polisi dan dilakukan pembinaan. Meski sudah dilakukan hal seperti itu tetap saja aksi serupa sering dirasakan para sopir.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sabu 50 Kg Berkedok Karung Durian, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Bongkar Jaringan Internasional |
|
|---|
| Anak 3 Tahun yang Diculik di Deli Serdang Sudah Pulang, Keluarga Serahkan Proses Hukum ke Polisi |
|
|---|
| Bocah 3 Tahun di Deli Serdang Diduga Jadi Korban Penculikan, Kasus Sudah Dilapor ke Polsek |
|
|---|
| Pansus DPRD Deli Serdang Temukan Fakta Kebocoran PAD Terbesar Berasal dari Citraland |
|
|---|
| Ratusan Warga Penungkiren Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Minta Kades Diturunkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-pelaku-pungli-yang-terekam-video-saat-melakukan-aksi-pemalakan.jpg)