Lelah Menagih dan Asam Lambung Naik, Hadian Polisikan Oknum Pejabat Sekretariat Bupati Deliserdang
Korban perbuatan TS bukan Hadian saja melainkan ada yang lain lagi. Satu nama yang juga sudah diketahui dan ikut menjadi korban bernama Iwan.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
" Iwan itu sudah sempat mensomasi saya dan saya sudah balas somasinya. Katanya dia (TS) ada minjam uang sama korban dan menjual nama saya. Dia bawa institusi dan saya jelaskanlah bahwasanya apa yang dilakukannya itu sama sekali tidak ada kaitan dengan kepentingan Bagian Perekonomian. Kalau si Iwan ini saya sudah jumpa dan memberi penjelasan juga," ujar Putra Jaya Manalu.
Mantan Kadis Pasar ini mengaku dirinya sempat memanggil langsung TS. Pada saat itu TS mengakui kesalahannya dan bersiap untuk mengembalikan uang yang dipinjam kepada masing-masing korbannya. Diakui kalau dalam hal ini sebenarnya sudah ada kaitannya dengan kasus pemalsuan.
"Surat (RAB) yang dikasihnya sama korbannya itu juga setelah kita cek tidak teregister di Sekretariat Bupati. Kasusnya ini dia (TS) minjam uang karena enggak ada proyek di kita sebenarnya. Bagian Perekonomian itukan bagian administratif. Kita juga bertanya sekarang ini kenapa mereka (korban) mau memberikan uang?," ucap Putra Jaya Manalu.
Terkait kasus ini, lanjut Putra, Sekda pun sudah memanggil dua kali yang bersangkutan.
Pemanggilan untuk mempertanyakan bagaimana sebenarnya kasus dan modus yang dilakukannya. Dua kali pemanggilan yang bersangkutan juga belum datang karena tidak pernah masuk kantor lagi dan tidak ada di rumahnya. (dra/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/oknum-pejabat-menipu.jpg)