TNI Gugur di Lebanon
Karangan Bunga Duka Mulai Berdatangan di Rumah Orangtua Praka Rico Pramudia yang Gugur di Lebanon
Papan karangan bunga yang menyampaikan ucapan turut berduka cita mulai berdatangan di rumah orangtua Praka Rico Pramudia.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Papan karangan bunga yang menyampaikan ucapan turut berduka cita mulai berdatangan di rumah orangtua Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur di Lebanon di Kampung Suka Jadi Dusun VII Desa Dolok Manampang Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (25/4/2026). Papan karangan bunga yang datang itu diantaranya dari petinggi-petinggi TNI. Begitu papan bunga datang, personil TNI yang sudah standby di lokasi pun langsung sigap membantu pengantar papan bunga untuk menyusun di pinggir jalan.
Saat itu ada perwira yang juga terlihat mengarahkan dan mengatur posisi papan bunga. Hal ini lantaran masih ada karangan bunga dari petinggi negara yang juga akan datang dalam waktu dekat. Informasi yang dihimpun rumah kediaman orang tua almarhum ini sudah didatangi anggota TNI sejak satu hari lalu.
Begitu kabar duka diterima mereka langsung terjun membantu keluarga almarhum untuk menyiapkan kedatangan jenazah. Secara pasti pihak keluarga mengaku belum mendapatkan kepastian kapan jenazah korban akan tiba di Tanah Air khususnya di Kampung Halaman.
"Belum tau," ujar kakak Almarhum bernama Lilis.
Saat ini kedua orangtua Almarhum Praka Rico sudah lama meninggal dunia. Saat ini rumah pusaka ditinggali oleh kakak Kandungnya. Saat ini sebagian keluarga masih ada yang dalam perjalanan. Termasuk diantaranya kembaran Praka Rico yang perempuang yang disebut-sebut tinggal di Jambi.
Praka Rico Pramudia sendiri tinggal satu kampung dengan Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya. Atas musibah ini Darma Wijaya pun sempat datang ke rumah duka tempat dimana jenazah Rico akan disemayamkan. Rico gugur dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, Jumat (24/4/2026).
Pihak PBB mengatakan Praka Rico gugur akibat luka luka yang dideritanya dalam insiden yang terjadi di Adchit Al Qusary. UNIFIL atau pasukan sementar PBB di Lebanon mengatakan Israel adalah pelaku penyerangan terhadap Praka Rico dan Praka Farizal pada 29 Maret.
Praka Fariz Rhomadhon juga gugur dalam kejadian ini dan lebih dahulu.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Papan-karangan-bunga-yang-menyampaikan-ucapan-turut-berduka-cita-mulai-berdatangan-1.jpg)