Kisah Penculik Bayi Gara-gara Takut Dicerai Suami, Imingi Rp 40 Juta dan Plasenta dari Usus Ayam
Kasus bayi hilang di Dusun Buret RT 16/06, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya terungkap.
Dikutip TribunJakarta dari TribunJatim, Waras mengatakan, ada tetangga yang mendengar suara tangisan beberapa waktu setelah kabar bayi hilang.
Namun, karena tak menduga bahwa terduga penculiknya adalah tetangga sendiri, mereka tak acuh terhadap suara itu.
"Sekitar pukul lima pagi. Tetangga ada yang mendengar suara bayi. Namun, tidak mengecek suber suara itu, karena dikira suara anak kambing yang lokasi kandangnya dekat," kata Waras.
• Hina Maruf Amin dengan Diksi Binatang, Habib Jafar Shodiq Resmi Tersangka dan Ditahan
• Ibu Muda Tabrak Tukang Pangkas, Karena Tak Suka Hasil Potongan Rambut Milik Putranya
Sempat Disusui
Sebelum hilang diculik, bayi 25 hari itu rupanya sempat disusui oleh sang ibu karena menangis sekitar pukul 03.00 WIB.
Hal itu disampaikan nenek korban, Sukarti.
Ia mengaku melihat saat bayi tersebut tengah disusui oleh ibunya.
"Saya lihat waktu disusui, lalu ditaruh di samping sang ibu pakai penutup," kata Sukarti, nenek sang bayi.
Saat pulang dari musala, pintu belakang rumah itu terbuka.
Keluarga baru tahu kalau bayi hilang setelah keberadaannya tidak diketahui. (*)
# Kisah Penculik Bayi Gara-gara Takut Dicerai Suami, Imingi Rp 40 Juta dan Plasenta dari Usus Ayam
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Curi Bayi 25 Hari Karena Takut Dicerai, Pelaku Buat Plasenta Palsu Dari Daging Sapi & Usus Ayam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penculikan-bayi-di-trenggalek.jpg)