Kisah Penculik Bayi Gara-gara Takut Dicerai Suami, Imingi Rp 40 Juta dan Plasenta dari Usus Ayam
Kasus bayi hilang di Dusun Buret RT 16/06, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya terungkap.
Kisah Penculik Bayi Gara-gara Takut Dicerai Suami, Imingi Rp 40 Juta dan Plasenta Palsu dari Usus Ayam
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus bayi hilang di Dusun Buret RT 16/06, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya terungkap.
Bayi berusia 25 hari yang hilang itu ternyata diculik.
Buah hati pasangan Achmad Rozinin (25) dan Siti Komariah (20) hilang diculik setelah disusui oleh ibunya.
Lima jam setelah laporan kehilangan pada, Rabu (4/12/2019) subuh, polisi berhasil menemukan bayi tersebut.
Polisi pun berhasil meringkus 2 tersangkanya.
Mirisnya, satu tersangkanya anak yang masih di bawah umur.
Kedua tersangka adalah DS (16) dan Wulandari (20), yang merupakan tetangga korban.
• BREAKING NEWS: Mutasi Terbaru Polri, Irjen Martuani Sormin Kapolda Sumut, Irjen Agus Kabaharkam
• Istri Hakim Jamaluddin Dicurigai Terlibat Pembunuhan Suaminya Sendiri, Ini Kata Polisi
• Kisah Cinta Ustaz Abdul Somad dan Mellya Juniarti, Nikah Tanpa Pacaran, Pisah Ranjang 2016 dan Cerai
Melansir TribunJatim.com, menurut Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, penculikan tersebut telah direncanakan.
Wulandari rupanya ingin membohongi sang suami dengan berpura-pura anak yang ia culik adalah buah hatinya yang baru dilahirkan.
Ia melakukan penculikan karena takut diceraikan sang suami.
Pasalnya setelah tiga tahun berumah tangga, Wulandari belum dikaruniai seorang anak.
Sementara Wulandari sempat hamil namun kemudian keguguran dan hal ini tak diceritakan kepada suaminya.
Alasan Wulandari menculik bayi berusia 25 hari itu karena ia masih baru dilahirkan.
“Tersangka WL (Wulandari) enam bulan lalu sudah mempersiapkan perlengkapan bayi. Dia juga punya buku kontrol kesehatan ibu,” ungkap Calvijn.
Untuk meyakinkan suami, Wulandari beberapa kali mengajak memeriksakan kehamilan di dokter kandungan.
Namun saat pemeriksaan, suaminya tidak ikut masuk.
Padahal saat itu Wulandari hanya sekadar konsultasi seputar kehamilan, bukan memeriksakan kehamilan.
• Inilah Kesaksian Istri Hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum yang Kini Diperiksa Intensif oleh Polisi
• Salip Vietnam, Kontingen Indonesia Kini Bercokol di Peringkat 2 Klasemen SEA Games
Wulandari menyuruh DS yang masih di bawah umur untuk menculik bayi pasangan Achmad Rozidin dan Siti Komariah.
Wulandari juga memberi iming-iming imbalan Rp 40 juta agar DS bisa menculik bayi malang tersebut.
Setelah DS berhasil menculik bayi itu, ia dibonceng oleh Wulandari ke rumah mertuanya.
Di sana Wulandari membangunkan suaminya, dan mengaku baru saja melahirkan.
Ulah Wulandari tak sampai situ. Ia juga menyuruh DS membeli daging sapi dan usus ayam.
Hal itu dilakukan untuk meyakinkan sang suami, daging sapi dan usus ayam tersebut dibuat seolah-olah plasenta bayi.
“Ini yang menarik, daging sapi dan usus ayam itu dipakai mengelabuhi suaminya, seolah-olah itu adalah plasenta bayi tersebut,” ujar Calvijn.
Polisi telah memeriksakan kondisi bayi itu, dan dipastikan dalam keadaan sehat.
• Sepak Terjang Irjen Martuani Sormin, Penumpas Teroris Thamrin yang Kini Ditunjuk Jadi Kapolda Sumut
• Diundang Hadiri Pelantikan, Camat Galang Ternyata Dicopot dari Jabatan
Calvijn mengaku akan kembali ke rumah korban, untuk kembali memastikan kondisi bayi ini.
Sementara terangka akan dijerat pasal 76F junto 83 Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman minimal tiga tahun, maksimal 15 tahun
Warga mengira tangisan bayi itu suara anak kambing
Ketika kabar bayi hilang itu ramai, para tetangga berbondong-bondong datang ke rumah korban.
Dikutip TribunJakarta dari TribunJatim, Waras mengatakan, ada tetangga yang mendengar suara tangisan beberapa waktu setelah kabar bayi hilang.
Namun, karena tak menduga bahwa terduga penculiknya adalah tetangga sendiri, mereka tak acuh terhadap suara itu.
"Sekitar pukul lima pagi. Tetangga ada yang mendengar suara bayi. Namun, tidak mengecek suber suara itu, karena dikira suara anak kambing yang lokasi kandangnya dekat," kata Waras.
• Hina Maruf Amin dengan Diksi Binatang, Habib Jafar Shodiq Resmi Tersangka dan Ditahan
• Ibu Muda Tabrak Tukang Pangkas, Karena Tak Suka Hasil Potongan Rambut Milik Putranya
Sempat Disusui
Sebelum hilang diculik, bayi 25 hari itu rupanya sempat disusui oleh sang ibu karena menangis sekitar pukul 03.00 WIB.
Hal itu disampaikan nenek korban, Sukarti.
Ia mengaku melihat saat bayi tersebut tengah disusui oleh ibunya.
"Saya lihat waktu disusui, lalu ditaruh di samping sang ibu pakai penutup," kata Sukarti, nenek sang bayi.
Saat pulang dari musala, pintu belakang rumah itu terbuka.
Keluarga baru tahu kalau bayi hilang setelah keberadaannya tidak diketahui. (*)
# Kisah Penculik Bayi Gara-gara Takut Dicerai Suami, Imingi Rp 40 Juta dan Plasenta dari Usus Ayam
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Curi Bayi 25 Hari Karena Takut Dicerai, Pelaku Buat Plasenta Palsu Dari Daging Sapi & Usus Ayam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penculikan-bayi-di-trenggalek.jpg)