Breaking News

Berita Medan

Sopir Ekspedisi dari Jakarta Diduga Dirampok di Medan, Disekap hingga Truk Disandera

Dari Jakarta, sopir ekspedisi diduga jadi korban perampokan di Medan: disekap hingga truk disandera.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tria Rizki

"Masih. Intinya, mobil masih ditahan di Paskhas."


Kronologi Sopir Ekspedisi Diduga Dirampok

Moga Imanuel mengatakan, dugaan penganiayaan, penyekapan, hingga perampokan truk bermula ketika ia berada di Kota Medan dihubungi oleh seseorang bernama Gilang, Rabu (22/4/2026).

Gilang yang dikenal dari temannya meminta Moga membongkar muat minyak goreng, di wilayah Kecamatan Medan Johor.

Kemudian, Moga disuruh mencetak surat jalan dalam bentuk PDF, yang dikirim lewat WhatsApp.

"Saya disuruh jalan sama si Gilang, dari Tanjung Morawa menuju ke muat barang minyak makan di Johor. Jadi, saya disuruh si Gilang untuk ke fotokopi surat jalan, warna dua lembar,"ungkapnya.

Setelah mencetak surat jalan, Moga mendapat telepon melalui video call.

Namun telepon hanya singkat, langsung dimatikan.

Tak lama kemudian, Moga kembali mendapat telepon dari seseorang bernama Willy, yang mendapat nomor dari Gilang.

Ia juga dikirim kordinat lokasi, dan disuruh mengemudikan truk ke Medan Johor, untuk memuat minyak seperti di awal.

"Jadi saya jalan ke, ke daerah ke arah Johor atas perintah si Willy, saya jalan ke sana."

Belum sampai di titik yang ditentukan, Moga kembali mendapat telepon dari Willy, diminta berhenti di depan RS Mitra Sejati Medan, Jalan AH Nasution.

Alasannya karena ada sales yang akan datang menemui Moga.

"Dibilang dia sama saya, bang, berhenti dulu, itu ada sales itu mau datang, ke tempat saya, tahan dulu di situ, bang."

Karena khawatir jika berhenti di pinggir jalan, Moga melaju ke arah Jalan Karya Jaya, ke arah yang dikirim.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved