Berita Intenasional

Mengenal Bnei Menashe, Yahudi di India yang akan Dipulangkan ke Galilea

Bnei Menashe adalah sebuah kelompok etnolinguistik dari negara bagian Manipur dan Mizoram

Editor: Array A Argus
Youtube Unpacked
YAHUDI INDIA- Bnei Menashe, Yahudi di India mengklaim sebagai bagian dari keturunan 10 suku Yahudi yang hilang. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Israel akan mengembalikan komunitas Yahudi di India, Bnei Menashe ke Israel
  • Pemulangan Yahudi di India ini akan dilakukan secara bertahap pada tahun 2030 mendatang
  • Bnei Menashe adalah sebuah kelompok etnolinguistik dari negara bagian Manipur dan Mizoram di timur laut India
  • Mereka mengklaim diri sebagai keturunan dari salah satu dari Sepuluh Suku Israel yang hilang, yaitu suku Manasye.

 

TRIBUN-MEDAN.COM,-Komunitas Yahudi di India, Bnei Menashe rencananya akan dipulangkan bertahap ke Israel pada tahun 2030 mendatang.

Bnei Menashe adalah sebuah kelompok etnolinguistik dari negara bagian Manipur dan Mizoram di timur laut India, yang mengklaim diri sebagai keturunan dari salah satu dari Sepuluh Suku Israel yang hilang, yaitu suku Manasye.

Rencananya, mereka akan dipulangkan ke Galilea di utara Israel.

Baca juga: DAFTAR 9 Lokasi Banjir di Tapanuli Utara, Polres Taput Sebut Musibah akibat Cuaca Ekstrem

Galilea adalah sebuah wilayah yang terletak di bagian utara Israel.

Wilayah ini membentang di sebelah barat Sungai Yordan dan di sekitar Danau Galilea (yang juga dikenal sebagai Danau Kineret, Danau Genesaret, atau Danau Tiberias).

Galilea mencakup area sekitar 97 kilometer panjang dan 48 kilometer lebar, serta dikenal sebagai wilayah yang subur dan menjadi lokasi berbagai kota penting seperti Nazaret, Safed, dan Akka.

Wilayah ini memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu distrik paling utara di Israel, dengan batas yang berbatasan dengan Lebanon di utara dan daerah lainnya di sebelah selatan.

Baca juga: Profil dan Biodata Ira Puspadewi, Eks Dirut ASDP yang Mendapat Rehabilitasi dari Prabowo Subianto

Galilea juga terkenal dalam konteks sejarah dan agama, karena di wilayah ini banyak kegiatan Yesus berlangsung menurut catatan dalam Alkitab.

Namun, wilayah ini memang pernah dan masih rentan mengalami konflik, terutama terkait dengan Israel dan negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Suriah.

Salah satu fokus ketegangan utama adalah Dataran Tinggi Golan yang berada di sekitar wilayah Galilea utara dan menjadi daerah strategis penting yang pernah dicaplok Israel dari Suriah pada tahun 1981 setelah perang Perang Enam Hari 1967.

Baca juga: Profil Ken Dwijugiasteadi, Eks Dirjen Pajak Lulusan Den Haag yang Kini Dicekal Keluar Negeri

Wilayah ini sering menjadi zona konflik karena alasan geopolitik, sumber air, dan posisi strategis militer.

Sejarah konflik termasuk Perang Lebanon Pertama (1982) yang dikenal sebagai Operasi Perdamaian untuk Galilea, di mana Israel berperang melawan militan Palestina dan milisi Lebanon.

Selain itu, ketegangan juga muncul dari konflik berkepanjangan antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di wilayah Lebanon dan Suriah yang berbatasan di utara Galilea.

Baca juga: Profil dan Biodata Nova Arianto, Pelatih Timnas U-20 yang Bawa Timnas U-17 Lolos Piala Dunia

Bakal Dibiayai Negara

Sebanyak 5.800 anggota komunitas Yahudi di India akan dibiayai oleh Israel ketika sampai di negeri Zionis tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved