Banjir dan Longsor di Taput

DAFTAR 9 Lokasi Banjir di Tapanuli Utara, Polres Taput Sebut Musibah akibat Cuaca Ekstrem

Ada 9 titik yang mengalami bencana banjir, antara lain di Desa Sitolu Bahal, Suka Maju, Pea, dua titik di Sitompul, Hutatoruan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribunnews.com/POLRES TAPUT
Akibat cuaca ekstrim sejak Minggu (24/11/2025) hingga hari ini, Selasa (26/11/2025), sejumlah lokasi alami banjir di Taput.  

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu (24/11/2025) hingga hari ini, Selasa (26/11/2025) mengakibatkan sejumlah titik alami bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing mengutarakan, ada sebanyak 21 titik alami longsor dan pohon tumbang selama tiga hari ini.

"Hujan deras dan berkerpanjangan yang terjadi mulai sejak tanggal 24 hingga 26 November 2025 mengakibatkan terjadinya longsong dan di 21 titik di Kabupaten Taput," ujar Aiptu Walpon Baringbing, Selasa (26/11/2025).

Ia menjelaskan, ada 9 titik yang mengalami bencana banjir, antara lain di Desa Sitolu Bahal, Suka Maju, Pea, dua titik di Sitompul, Hutatoruan, Siraja Oloan, Hutauruk, dan Parbubu.

"Banjir teejadi di Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua.  Tinggi air sekitar 70 centimeter. Diperkirakan, ada sekitar 60 unit rumah warga terendam banjir. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa," ujar Aiptu Walpon Baringbing, Selasa (26/11/2025).

Lokasi kedua adalah di Desa Suka Maju, Kecamatan Pahae Jae. Tinggi air diperkirakan 4 meter yang menggenangi sekitar 20 unit rumah warga.

Ia juga mengutarakan, satu sisi Jembatan Aek Puli yang lama namun terputus. Arus lalulintas alu berjalan normal dengan menggunakan Jembatan Aek Puli yang baru. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa.

Ketiga, lokasi banjir berada di Dusun Pea, Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatas Barita. Ketinggian air diperkirakan 2 meter.  Akibat peristiwa tersebut, ada sekitar 14 rumah rarga terendam banjir. Ia jelaskan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Keempat, bencana banjir terjadi di Dusun I Janji Matogu, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita. Ketinggian air diperkirakan 1 meter. Ada sebanyak 4 rumah warga yang terendam air. Dalam peristiwa tersebut, polisi menyatakan nihil korban jiwa.

Kelima, bencana banjir terjadi di Desa Hutatoruan VIII, Kecamatan Tarutung. Ketinggian air diperkirakan 2 meter mengakibatkan akses jalan putus. Hingga detik ini, polisi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Keenam, bencana banjir terjadi di Desa Siraja Oloan, Kecamatan Tarutung dengan ketinggian air 3 meter. Akibat peristiwa tersebut, akses jalan putus total. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa.

Ketiga, lokasi bencana banjir terjadi di Desa Hutauruk, Kecamatan Tarutung dengan ketnggian air 2 neter. Akibat bencana ini, akses jalan putus total. Dalam peristiwa tersebut dinyatakan tidak ada korban jiwa.

Kedelapan,  lokasi banjir berada di Ruas Jalan Aek Siansimun - Siandorandor, Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung dengan ketinggian air 1 meter. Akibatnya, akses jalan terputus total di lokasi tersebut. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa.

Kesembilan, lokasi bencana banjir berada di Dusun II Janji Matogu, Desa Sitompul, Kecamatan Tarutung dengan ketinggian air 1 meter.

Akibatnya, ada sebanyak 5 rumah warga terendam banjir. Diinformasikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

(*/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved