TRIBUN WIKI

Apa Itu Radioaktif Cesium 137 yang Diklaim Bikin Manusia Jadi 'Alien'

Cesium-137 adalah isotop radioaktif dari unsur sesium yang terbentuk sebagai produk fisi nuklir.

Editor: Array A Argus
Pinterest/Canva
ZAT BERBAHAYA- Ilustrasi peringatan mengenai zat berbahaya radioaktif cesium 137. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan adanya penemuan udang yang terpapar zat radioaktif cesium 137.

Udang tersebut berasal dari Kabupaten Banten, Indonesia.

Temuan ini pertamakali disampaikan oleh senator asal Louisiana, Amerika Serikat (AS), John Kennedy pada Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Apa Itu LNG yang Kini Menyeret Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

Ia mengatakan, warga AS yang mengonsumsi udang terkontaminasi dari Indonesia akan berubah layaknya monster di film fiksi ilmiah, Alien.

Sebab, zat radioaktif cesium 137 ini dianggap sangat berbahaya bagi kesehatan.

Ada beberapa dampak yang muncul pada tubuh ketika kita terpapar zat radioaktif cesium 137.

Lalu, apa itu zat radioaktif cesium 137?

Baca juga: Helmy Yahya Rangkap Jabatan, Lalu Apa Itu BP Rebana yang Kini Dipimpin si Raja Kuis?

Penjelasan mengenai zat radioaktif cesium 137

Cesium-137 adalah isotop radioaktif dari unsur sesium yang terbentuk sebagai produk fisi nuklir, khususnya dari pemisahan uranium-235 dan plutonium dalam reaktor nuklir dan senjata nuklir.

Dikutip dari Wikipedia, Cesium-137 memiliki waktu paruh sekitar 30 tahun dan memancarkan radiasi beta dan gamma yang cukup berbahaya.

Biasanya digunakan dalam bidang medis untuk terapi kanker dan dalam industri sebagai alat ukur.

Baca juga: Mengenal Maxim Bajaj, Transportasi yang Lagi Tren di Medan, Begini Cara Daftar Jadi Mitra

Karena mudah larut dalam air, Cesium-137 dapat menyebar luas di lingkungan jika terjadi kebocoran, dan dapat terakumulasi dalam jaringan lunak tubuh manusia seperti pankreas.

Sumber cesium-137 berasal dari aktivitas industri nuklir, limbah nuklir, kecelakaan nuklir, dan ledakan bom atom.

Karena merupakan zat buatan manusia, kemunculannya di lingkungan merupakan indikasi adanya kontaminasi dari aktivitas nuklir atau industrinya.

Jika manusia mengonsumsi cesium-137 atau terpapar radiasinya, zat ini dapat terdistribusi ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tinggi pada jaringan lunak.

Paparan cesium-137 berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan, meningkatkan risiko kanker, terutama kanker pankreas, dan keracunan radiasi.

Baca juga: Mengenal Tradisi Pernikahan Adat Melayu Deli yang Kaya Makna

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved