Penggeledahan KPK di Langkat
KPK Keluar dari Kantor Disdik Langkat Usai Geledah 4 Jam, Tiga Koper dan Satu Kotak Diamankan
Disinggung soal penggeledahan itu terkait 80 paket proyek di Dinas Pendidikan, Ilham pun membenarkannya.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga koper dan satu kotak usai menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Langkat, Rabu (8/7/2026).
Amatan wartawan, penyidik mulanya melakukan penggeledahan pada pukul 09.00 WIB, dan meninggalkan kantor Dinas Pendidikan Langkat pada pukul 13.00 WIB.
Artinya penggeledahan itu dilakukan selama empat jam.
Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Ilhamsyah Bangun saat dikonfirmasi dikantornya menjelaskan, penggeledahan yang dilakukan KPK untuk melengkapi bukti-bukti, atas dugaan suap proyek yang dilakukan oleh Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin.
"Sebagaimana seperti yang sudah kalian dengar, maka dari hari ini beliau (KPK) datang untuk melengkapi bukti-bukti. Maka mereka melakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan Langkat," ujar Ilham.
Lanjut Ilham, ia mengaku tidak mengetahui berapa jumlah ruangan yang digeledah.
"Saya kurang tau pasti ada berapa ruangan yang digeledah, semua ruangan yang mereka rasa dibutuhkan mereka lakukan pemeriksaan," kata Ilham.
"Sejauh ini dokumen-dokumen yang mereka butuhkan yang dibawa untuk dakwaan. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB," sambungnya.
Disinggung soal penggeledahan itu terkait 80 paket proyek di Dinas Pendidikan, Ilham pun membenarkannya.
"Kami tidak tau substansinya, tapi kaitannya kesitu (80 paket). 80 paket itu dikerjakan satu perusahaan atau gimana, itu sudah masuk dalam dakwaan saya tidak bisa sampaikan karena itu ada rangkaian acara, kita tunggu saja," ucap Ilham.
Gitupun Ilham menjelaskan ia sempat diamankan KPK dan menjalani pemeriksaan di Polrestabes Medan.
"Saya termasuk yang diperiksa di Polrestabes Medan kemarin," ujar Ilham tanpa menjawab pertanyaan wartawan apa saja ditanyai penyidik waktu itu.
Namum kedatangan penyidik KPK ke Kantor Dinas Pendidikan Langkat, tanpa ada pemberitahuan.
"Kedatangan KPK untuk menggeledah tidak ada pemberitahuan," ujar Ilham.
Dikabarkan sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pendidikan, ruang kerja bupati, rumah dinas bupati, dan Kantor Dinas PUTR Langkat, yang belamat di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
disdik langkat
KPK
korupsi
Multiangle
Breaking News
breakingnews
TribunBreakingNews
KPK Geledah Disdik Langkat
Penggeledahan KPK di Langkat
| Diskon Penyeberangan Ajibata-Ambarita Berakhir, ASDP Layani 92.766 Penumpang & 18.620 Unit Kendaraan |
|
|---|
| Pemkab Samosir Perkuat Pencegahan Dini Kekerasan Anak, Libatkan Peran Guru BK dan Satgas |
|
|---|
| 414 Korban Banjir dan Longsor di Humbahas Dapatkan Bantuan dari Pemkab Humbahas |
|
|---|
| MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Hektare di Asahan, Kuasa Hukum PT CSIL: HGU Tetap Berlaku |
|
|---|
| Disebut Terima Uang Korupsi Rp 600 Juta, Kasatpol Sumut Moettaqien Pilih Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GELEDAH-Penyidik-Komisi-Pemberantasan-Korupsi-KPK.jpg)