Jalan Putus Pasca-bencana Tak Kunjung Diperbaiki, Gubernur: Akan Cek Status
Pastinya, kata Bobby, pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan perbaikan jalan rusak tersebut.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution menyoroti soal jalan putus di Desa Bangun Baru dan Pulo Raya Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun yang rusak dan viral pasca-bencana beberapa waktu.
Menurut Bobby, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu apakah itu Jalan Kabupaten atau Provinsi. Jika nantinya jalan tersebut Jalan Kabupaten, ia akan mendorong percepatan pembangunan dari pemerintah daerah.
"Nanti coba saya cek ya. Saya belum monitor dan terinfo jalan itu punya siapa. Pokoknya Jalan Kabupaten atau Provinsi kami tidak ada membeda-bedakan. Kita akan percepat pembangunan jalan rusak pasca-bencana," terangnya, Selasa (7/7/2026).
Dijelaskannya, Pemerintah Pusat telah memberikan dana Transfer Ke Daerah (TKD) pasca-bencana ke Pemprov Sumut. Untuk itu, seharusnya, tidak ada masalah dengan anggaran.
Baca juga: Banjir Kiriman Rendam Jalan Bunga Terompet 10 Jam, Warga: Hujan Sedikit Air Setinggi Pinggang
"Kami akan cek dana TKD ke pihak keuangan ke mana saja dibagikan. Kemudian, jika itu Jalan Kabupaten, maka kami akan coba bantu pengerjaannya, dengan catatan, pemerintah kabupaten/kota harus mengajukan ke kami. Karena begitu mekanismenya," jelasnya.
Pastinya, kata Bobby, pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan perbaikan jalan rusak tersebut.
"Pokoknya Jalan Kabupaten atau Provinsi atau pun Jalan Nasional, kami tidakk ada membeda-bedakan. Kalau mengganggu aktivitas masyarakat kami akan bertanggung jawab. Jika jalan itu Nasional kami akan dorong pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan. Begitu pun jika jalan tersebut masuk wilayah kabupaten," jelasnya.
Sebelumnya beredar video seorang tiktokers asal Simalungun sedang menjelaskan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki viral di sosial media.
Dari akun tiktok milik @ditapurba dijelaskan jalan di desanya tersebut sudah rusak pada 7 November 2025 lalu berbarengan dengan bencana alam di Sumatera beberapa waktu lalu.
"Kampung kami juga terkena musibah. Jalan kami satu-satunya longsor dan tidak bisa dilalui," ucapnya.
Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya penghubung ke Desa Marubun Lokkung.
"Di mana desa itu adalah tempat sekolah anak-anak dari kampung kami. Selain itu jalan ini juga satu-satunya jalan penghubung ke Desa Pulo Raya untuk menjual hasil tani masyarakat," jelasnya.
Diakuinya, masyarakat setempat telah berbondong-bodong melakukan gotong-royong membuat jembatan sementara, agar anak-anak tetap bisa sekolah.
"Masyarakat setempat berupaya perbaiki jalan agar anak-anak tetap bisa sekolah sebelumnya," ucapnya.
Bupati Pernah Janjikan Perbaikan 4 Bulan
| Jalan Menuju Sekolah Simalungun Putus dan Belum Diperbaiki setelah Bencana, Ini Kata Gubsu Bobby |
|
|---|
| Jalan Menuju Tapteng via Tarutung - Rampah Masih Lumpuh |
|
|---|
| Di Tengah Lumpur dan Jalan Putus, Brimob Sumut Pastikan Anak Batang Toru Tetap Bersekolah |
|
|---|
| Polres Simalungun Amankan Perbaikan Jalan Putus di Tanah Jawa, Lalu Lintas Dialihkan |
|
|---|
| Pengalihan Arus Lalin di Tanah Jawa, Kesiapsiagaan Polsek Tanah Jawa Simalungun Tangani Jalan Putus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution-saat-diwawancarai-Senin-672026.jpg)