Anak Bunuh Ibu di Siantar
Setelah Bunuh Ibu Kandung, Anak ODGJ di Siantar Ikutan Histeris
Pasalnya, pelaku ikut memperlihatkan kesedihan dengan tangisan histeris dan tatapan linglung.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Kasus pembunuhan ibu kandung oleh anak perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan membuat masyarakat sempat kebingungan.
Pasalnya, pelaku ikut memperlihatkan kesedihan dengan tangisan histeris dan tatapan linglung.
Pelaku sendiri menangis di luar rumah dengan kondisi duduk di teras ditemani keluarga lainnya.
Dari tangan pelaku beridentitas Br Ambarita ini tampak darah yang mulai mengering usai pembunuhan yang ia lakukan.
“Jadi dia ini selama ini nggak tinggal sama ibunya. Baru beberapa tahun ini lah kembali ke keluarga di sini. Nggak banyak tetangga yang kenal, karena dia pun ODGJ,” kata Siregar, warga setempat.
Sementara Ibu pelaku yang menjadi korban bernama Rinim Sirait dengan usia diperkirakan 70 tahun.
Selain Br Ambarita (pelaku pembunuhan), diketahui Rinim Sirait memiliki seorang anak laki-laki yang bekerja sebagai sopir keluar kota.
“Jadi anaknya ada dua orang. Sepasang. Satu si pelaku dan satu lagi anak laki-lakinya kerjanya sopir. Suami korban sudah lama meninggal,” ujar Siregar.
Sejak berkumpul serumah, korban dan anaknya (pelaku) tak punya masalah besar, hingga terjadi pertikaian hebat pada Selasa (7/7/2026) malam, di mana cekcok tersebut terdengar ke telinga tetangga.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
ODGJ
bunuh ibu kandung
Siantar
Anak Bunuh Ibu di Siantar
TribunBreakingNews
Breaking News
breakingnews
| Pemkab Samosir Perkuat Pencegahan Dini Kekerasan Anak, Libatkan Peran Guru BK dan Satgas |
|
|---|
| 414 Korban Banjir dan Longsor di Humbahas Dapatkan Bantuan dari Pemkab Humbahas |
|
|---|
| MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Hektare di Asahan, Kuasa Hukum PT CSIL: HGU Tetap Berlaku |
|
|---|
| Disebut Terima Uang Korupsi Rp 600 Juta, Kasatpol Sumut Moettaqien Pilih Kabur |
|
|---|
| Sidang Korupsi Smartboard, Eks Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi Terima Rp 600 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Br-Sirait-Perempuan-70-tahun-di-Tomuan-Siantar-yang-tewas-di-tangan.jpg)