Sumut Terkini
Gubsu Bobby Sentil Bupati Batu Bara di Depan Mendagri soal Ingin Pisah jadi Provinsi Sumatera Timur
Sentilan tersebut disampaikan Bobby Nasution, lantaran ia mendengar Bupati Batu Bara ingin membuat gerakan politik.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
Usai sambutan, Bobby pun memberikan alasan ia menyentil Bupati Batu Bara di acara tersebut.
"Gerakan politik, kita sudah sampaikan jangan hanya gerakn politik saja. Tapi gerakan pembangunan juga," jelasnya
Apalagi, kata Bobby, pembangunan Kabupaten Batubara masih mengandalkan transfer daerah.
"Kita sampaikan untuk membangun sebuah daerah, itu banyak anggarannya. Tadi bisa dilihat sendiri, anggaran Batubara itu 70 peresen maih mengandalkan transfer daerah. Sumut 60 persen sudah menghidupi diri sendiri dengan PAD. Begitupun Kota Medan 60 persen sudah menghidupi diri sendiri dari PAD,"tegasnya.
Menurutnya, ia bukan sentimen ataupun tutup mata dengan adanya isu pemekeran tersebut. Namun, ada banyak hal yang harus jadi pertimbangan.
"Ini harusnya darsah perbaikan dulu, kalau tadi bisa hidup sendir, bisa membiayai sendiri dengan PAD tinggi, trasfer pusat rendah. Mungkin bisa. Jangan hanya diskusi politik diskusi pembangunan dulu saran saya," jelasnya.
Jika nanti pembangunan daerah Batubara meningkat, masyarakat sejahtera barulah bisa ada wacana pemekeran tersebut.
"Kita terbuka, saya bukan anti atau tutup mata. Indikator diperbaiki, habis itu masyarakat sejahteta, cita-cita tercapai. Baru lepas. Jangan kekuatan politik diutamakan rebutan jd gubernur dan lain-lain kan jadinya susah juga," jelasnya.
Sementara itu Tribun Medan sudah mencoba hubungi Bupati Batubara Baharuddin Siagian namun tak kunjung mendapat respon hingga berita ini diterbitkan.
Diketahuo,Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, dikabarkan terlibat aktif dalam wacana pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (Sumpatim) yang kembali mengemuka.
Ia dikabarkan, menghadiri pertemuan strategis (Rembuk ASLAB) yang membahas pembangunan dan dukungan terhadap pemekaran wilayah ini, bersama komite pemekaran. (Cr5/tribun-medan.com)
| Curhatan Pelaku Usaha Kue Basah di Siantar, Terjepit Harga LPG, Plastik hingga MinyaKita |
|
|---|
| 2 Rayap Besi di Lubuk Pakam Ditangkap, Rumah Sewa Kosong Dicuri Kusen Beserta Jerjak Besinya |
|
|---|
| Warga Binjai yang Ditahan di Kamboja Dipulangkan, Ahmad Doli Kurnia Harap jadi Pembelajaran |
|
|---|
| Bertahan di Tengah Kenaikan LPG, Pengusaha RM Khas Batak di Siantar Andalkan Gas 3 Kg dan Kayu Bakar |
|
|---|
| Cerita Pilu Fauzan Arrozi, Guru Honorer di SMP Deli Serdang yang Dipecat dan Tak Dibayar Gajinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubsu-Bobby-Nasution-Sentil-Bupati-batu-Bara_Pemekaran-daerah_.jpg)