Sumut Terkini

Disdukcapil Kabupaten Simalungun Catat 494 Penduduk Anut Aliran Kepercayaan

Berdasarkan data BPS tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Simalungun adalah 1.067.499 jiwa.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
IST
Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Simalungun, Kamis (5/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun mencatat ada 494 penduduk/jiwa yang menganut Aliran Kepercayaan di KTP-nya.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Simalungun, Kamis (5/3/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi dan diskusi bersama lintas instansi dalam rangka memastikan pengawasan serta pembinaan terhadap aliran kepercayaan di masyarakat berjalan dengan baik, tetap menjaga ketertiban, serta menghormati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pada prinsipnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki peran dalam pencatatan dan pengelolaan data administrasi kependudukan, termasuk data terkait agama maupun aliran kepercayaan masyarakat,” kata Kadisdukcapil Kabupaten Simalungun, Tiarli E Sinaga.

Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih Semester II tahun 2025 Kabupaten Simalungun tercatat sebanyak 494 jiwa penduduk yang menganut aliran kepercayaan lainnya, dan seluruhnya telah terdata dalam identitas kependudukan pada sistem administrasi kependudukan.

“Mereka menganut aliran kepercayaan ini tidak dijelaskan apakah seperti Parmalim, Pemena dan sebagainya. Hanya saat mengungkap kolom agamanya ketika pembuatan KTP, mereka memilih aliran kepercayaan,” kata Tiarli.  

Bagi Tiarli, data ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap warga negara tetap memperoleh pengakuan identitas kependudukan serta pelayanan administrasi yang setara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data BPS tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Simalungun adalah 1.067.499 jiwa.

Muslim mendominasi dengan persentase 56 persen, disusul Kristen 42 persen, Buddha 022 persen, Hindu 05 persen, Konghucu 0,02 persen.

(alj/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved