Sumut Terkini

Nenek 78 Tahun Ditemukan Tewas di Pargarutan Tapsel, Kondisinya Terikat Diduga Korban Perampokan

Seorang nenek ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di Desa Palsabolas, Tapanuli Selatan (Tapsel).

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
JASAD TERIKAT - Kondisi jasad Bayani Harahap, nenek 78 tahun ditemukan tewas terikat di belakang rumahnya Kampung Pargarutan, Palsabolas, Tapsel, Rabu (25/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPSEL - Seorang nenek ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di Desa Palsabolas, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Identitas mayat terikat bernama Bayani Harahap, umur 78 tahun. 

Ia ditemukan tewas di belakang rumahnya di Kampung Pargarutan, Palsabolas, sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (25/2/2026).

Jasad nenek kondisi terikat pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Ali Syahbana.

“Saya pulang, lampu rumah sudah mati. Saya masuk, ‘Kenapa kok pintu terbuka?’. Pikirku,” terang Ali Sahbana. 

Rumah teracak-acak

Di rumah itu, kondisi kamar tempat Bayani telah teracak-acak. Termasuk seluruh lemari yang berada di dalam rumah itu. 

Rumah ini ditinggali Nek Bayani, Ali Sahbana dan Samsidar, seorang anak perempuan Nek Bayani dalam kondisi disabilitas. 

“Kutanya kakak itu. Dia tidak tahu di mana ibu,” parau Sahbana. 

Ali Sahbana dan tetangga kemudian mencari berkisar selama satu jam, di kampung dan area perkebunan karet di kampung tersebut. 

Kondisi korban mengenaskan

Terakhir, mereka menemukan tubuh renta itu berjarak 15 meter ke belakang rumah.

Kondisinya mengenaskan. Telentang, dan bagian dadanya diikat dengan kain serbet.

Wajahnya penuh luka menganga diduga akibat benda tajam. Darahnya mulai mengering. 

“Di bawah pohon pinang. Dekat tobat-tobat belakang rumah,” ulas Sahbana yang ditemui di ruang IGD RSUD Kota Padangsidimpuan. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved