Sumut Terkini

Aniaya Satpam Perkebunan dengan Parang, Pelaku Pencuri Sawit di Asahan Ditangkap Usai Kabur ke Riau

Korban mengalami luka serius pada jaringangan akibat sayatan parang yang dibawa oleh pelaku dan satu orang rekannya.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
IST
Triswanto alias Jaydut diperiksa penyidik Jatanras Polres Asahan setelah diamankan dari Tanjung Medan, Rokan Hilir, Riau usai melakukan penganiayaan terhadap petugas keamanan perusahaan perkebunan milik negara. 

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN- Unit Jatanras Polres Asahan mengamankan Triswanto alias Jaydut pelaku penganiayaan terhadap seorang satpam di Asahan.

Korban mengalami luka serius pada jaringangan akibat sayatan parang yang dibawa oleh pelaku dan satu orang rekannya.

Jaydut melarikan diri ke Tanjung Medan, Provinsi Riau setelah mengetahui dirinya dicari-cari oleh polisi setelah diduga menganiaya satpam perusahaan perkebunan.

Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Asido Nababan menerangkan kasus ini berawal di bulan November 2025 lalu.

Jaydut bersama seorang rekannya mencuri janjangan kelapa sawit milik perusahaan perkebunan milik negara di Tinjauan, Simalungun.

Namun, mobil pengangkut janjangan sawit tersebut berhasil diamankan oleh satpam perusahaan perkebunan sawit sehingga dibawa untuk dilaporkan ke pihak perusahaan.

"Namun, karena jalan perkebunan yang luas, membuat para pelaku kembali berhasil mengambil paksa mobil pikap bermuatan janjangan sawit hasil curian tersebut," kata Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Asido Nababan, Kamis (19/2/2026).

Lanjutnya, setelah dirampas kembali, sempat terjadi cekcok antara pelaku dan petugas keamanan perusahaan perkebunan milik negara tersebut.

"Sehingga, mengakibatkan korban yakni satpam dari PTPN 4 tersebut mengalami luka dibagian tangan akibat senjata tajam," katanya.

Ia mengaku, pelaku sempat melarikan diri ke Rokan Hilir Riau. Pelaku yang dapat keberadaan pelaku, langsung mengejar dan mengamankan pelaku dari tempat persembunyiannya.

Sementara Triswanto alias Jaydut saat ditanyai mengaku dia disuruh oleh seorang pria bernama golap yang juga warga Kabupaten Asahan.

"Saya sudah mau berdamai dengan korban, tapi toke saya si golap lari. Mobil pikap itupun informasinya sudah dijualnya ke orang," kata Triswanto alias Jaydut saat ditanyai tribun-medan.com.

Kini Triswanto alias Jaydut terpaksa harus menjalani hukumannya dan menjadi pesakitan dibalik jeruji besi sel tahanan 

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved