Sumut Terkini
Sekretaris Disnaker Tanjungbalai Sebut Tidak ada Hubungan Perjanjian TKI dengan Kamboja
Kantor imigrasi Tanjungbalai mengeluarkan statemen terkait memperketat penerbitan paspor bagi WNI ya g memiliki tujuan ke Kamboja.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Kantor imigrasi Tanjungbalai mengeluarkan statemen terkait memperketat penerbitan paspor bagi WNI ya g memiliki tujuan ke Kamboja.
Hal tersebut diungkapkan oleh Humas Kanim Tanjungbalai, Okka Prasya. Namun, menurut Sekretaris Disnaker Kota Tanjungbalai, M Irvan Zuhri, sejauh ini Indonesia memang tidak memiliki kerjasama tenaga kerja dengan Kamboja.
Menurutnya, kerja sama yang diartikan adalah kerjasama yang diikat dengan perjanjian antar negara terkait tenaga kerja.
"Sehingga, kalau memang buat paspor dan memiliki tujuan ke Kamboja, kemungkinan itu bukan paspor kerja, tapi mungkin paspor melancong atau turis yang dibuat untuk kerja," kata Sekretaris Disnaker Kota Tanjungbalai, Irvan Zuhri, Sabtu (24/1/2026).
Katanya, memang tidak sedikit masyarakat Indonesia yang berangkat secara ilegal ke Kamboja dengan paspor melancong.
"Kami sudah memberikan himbauan dan larangan kepada masyarakat agar tidak berangkat ke Kamboja, karena disana resikonya sangat besar, selain menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta dikhawatirkan menjadi korban scam atau penipuan online," ujar Irvan.
Ia juga mengaku, saat ini Kamboja merupakan salah satu negara konflik yang semestinya bukan lagi menjadi negara tujuan.
"Kami berharap, dan kami menghimbau kepada seluruh masyarakat dan calon pekerja migran Indonesia, yang memiliki rencana untuk berangkat ke Kamboja, sebaiknya di urungkan," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Warga Binjai yang Ditahan di Kamboja Dipulangkan, Ahmad Doli Kurnia Harap jadi Pembelajaran |
|
|---|
| Bertahan di Tengah Kenaikan LPG, Pengusaha RM Khas Batak di Siantar Andalkan Gas 3 Kg dan Kayu Bakar |
|
|---|
| Cerita Pilu Fauzan Arrozi, Guru Honorer di SMP Deli Serdang yang Dipecat dan Tak Dibayar Gajinya |
|
|---|
| Dari Gerobak Lontong ke Tanah Suci, Perjuangan Sri Warsida Naik Haji di Usia 75 Tahun |
|
|---|
| Dapatkan Info Dugaan KDRT di Porsea Melalui Call Center, Polisi Beberkan Kronologi Kejadian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/M-Irvan-Zuhri-Sekretaris-Dinas-Tenaga-Kerja-Kota-Tanjungbalai-menjelaskan-akan.jpg)