Sumut Terkini
Polres Toba Jadwalkan Ulang Konfrontasi Kasus Dugaan Penipuan Jual-Beli Tanah
Saat konfrontasi hari ini, pelapor melalui kuasa hukumnya sudah sempat datang ke Mapolres dan lalu pergi.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE- Polres Toba bakal jadwalkan ulang konfrontasi soal kasus dugaan penipuan yang bermula dari soal jual-beli tanah.
Saat konfrontasi hari ini, pelapor melalui kuasa hukumnya sudah sempat datang ke Mapolres dan lalu pergi.
Sementara, terlapor bersama kuasa hukum dan keluarganya datang ke Mapolres Toba walau terlambat 30 menit.
Sebelumnya, kuasa hukum terlapor sudah mohon izin terlambat kepada pihak Polres Toba.
Saat berada di Mapolres Toba, terlapor atas nama Corry Situmeang hadir dalam konfrontasi yang digelar pihak kepolisian. Ia hadir bersama kuasa hukum dan keluarganya.
"Di sini kita hadir karena undangan adanya konfrontasi atas laporan Teofani. Jadwalnya adalah pukul 14.00 WIB, namun karena ada kegiatan kami tadi, maka telat sekitar 20 menit dan tentunya kita sudah izin atas keterlambatan tersebut," ujar Corry Situmeang, Rabu (14/1/2026) saat berada di Mapolres Toba.
"Setibanya di Mapolres, kami mendapatkan informasi bahwa pelapor yang diwakili oleh kuasa hukumnya sempat hadir di sini namun sekarang tidak ada di lokasi ini lagi," terangnya.
Ia juga tuturkan, pihak pelapor telah mendesak agar pihak Polres Toba segera menangani kasus tersebut.
Saat ditangani, menurutnya, pihak terlapor yang seolah-olah mencari alasan agar tak ikut konfrontasi.
Menurutnya, konfrontasi ini dilakukan pihak kepolisian agar pelapor, terlapor dan para saksi memberikan keterangan dan adu data.
"Sebelumnya, terkait kasus ini, ada demo di Mapolres agar penanganan kasus ini segera dituntaskan. Namun, ketika polisi menyajikan fasilitas untuk itu, malah pelapor tak hadir dalam konfrontasi ini," terangnya.
Ia menyampaikan, dirinya sebagai terlapor kooperatif dan ikut aturan dalam proses pengungkapan kasus tersebut agar terang-benderang.
Ia minta pihak kepolisian juga tegas dalam menangani kasus tersebut agar setiap pihak mendapatkan keadilan.
"Kami sebagai terlapor kooperatif dan sudah membawa data-data yang dibutuhkan. Kami juga berharap Polres Toba dapat mengambil sikap terkait hal ini," terangnya.
"Kami sebagai terlapor juga butuh kepastian hukum. Kami berharap Polres Toba tetap konsisten dalam penanganan kasus ini agar terang-benderang," lanjutnya.
penipuan
| Gubsu Bobby Klaim Angka Kemiskinan di Sumut Menurun, Ini kata Pengamat |
|
|---|
| Terpidana Korupsi DJKA sebut Beri Uang Rp 425 Juta ke Ipar Jokowi, KPK Benarkan |
|
|---|
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terlapor-Corry-Situmeang-ikuti-kegiatan-konfrontasi-di-Mapolres-Toba-Rabu-1412026.jpg)