Banjir dan Longsor di Sumut

Imbas Banjir Tanah Longsor, Pemudik Natal dan Tahun Baru di Terminal Amplas Merosot Hingga 50 Persen

Mereka membawa ransel dan barang bawaannya untuk dibawa ke kampung halaman tempat tujuan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Suasana di terminal terpadu Amplas mulai ramai didatangi pemudik, Rabu (24/12/2025). Meski ramai, jumlah pemudik di terminal amplas menurun akibat bencana banjir dan longsor. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Memasuki mudik Natal dan Tahun Baru 2025-2026 terminal terpadu Amplas mulai ramai didatangi pemudik.

Terlihat, warga mulai berdatangan ke terminal yang berada di Jalan Panglima Denai, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas

Mereka membawa ransel dan barang bawaannya untuk dibawa ke kampung halaman tempat tujuan.

Para agen bus juga tampak sibuk memanggil calon penumpang sesuai rute masing-masing.

Bus-bus pun terlihat hilir mudik mengantar, maupun menurunkan penumpang.

Bambang Joko Susilo, Wakil Kepala Terminal Amplas mengatakan, peningkatan penumpang terjadi sejak 18 Desember lalu.

Puncaknya terjadi pada Minggu 21 Desember kemarin, karena bertepatan libur anak sekolah dan pekerja.

Bambang mengatakan, total penumpang yang datang dan pergi dari terminal Amplas sebanyak 7.141 orang, dan bus 476 unit.

Untuk rata-rata perhari, lanjut Bambang penumpang sebanyak 1.190 orang, bus 79 unit.

Tujuan paling banyak untuk bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ke Pematangsiantar, Tarutung dan Batu Bara.

Untuk Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) banyak tujuan ke Pekanbaru, Jambi dan Padang.

"Puncak arus mudik hari Minggu 21 Desember kemarin, 1.506 orang dan bus 86,"kata Bambang Joko Susilo, Wakil Kepala Terminal Amplas, Rabu (24/12/2024).

Bambang menyebut, jumlah pemudik tahun ini menurun drastis dibandingkan dengan mudik Natal dan tahun Baru 2024.

Secara presentasi, jumlahnya menurun 51,58 dan bus,minus 51,33 persen.

Penurunan ini, kata Bambang, diperkirakan karena bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan beberapa wilayah lainnya.

"Penurunan ini mungkin terjadi akibat bencana banjir dan tanah longsor kemarin yang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan sehingga mengurungkan niatnya mudik."

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved