Banjir dan Longsor di Tapteng
Tangis Mahasiswa Korban Banjir di Tapteng, Jalan Kaki 4 Jam Demi Cari Internet untuk Tugas Akhir
Ia adalah satu diantara ratusan mahasiswa yang menjadi korban bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (26/11/2025).
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Eska Laurensia Sinabutar, mahasiswi Universitas Terbuka (UT) Medan tak kuasa menahan tangis saat akhirnya tugas akhir dari kampusnya berhasil dikirim.
Ia adalah satu diantara ratusan mahasiswa yang menjadi korban bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak Selasa (26/11/2025).
Awalnya, ia bersama temannya terlihat kebingungan sambil mondar mandir membawa laptop beserta satu contoh skripsi yang dibawanya.
Pertama-tama mereka duduk di sisi luar tempat pengungsian di Gor Pandan Tapanuli Tengah.
Tak berapa lama pindah ke sisi depan dan belakang gor tersebut hingga akhirnya ia mendekati posko pusat informasi bencana alam.
Sambil dengan nada penuh harap, ia bertanya apakah jaringan internet sudah berjalan.
Namun sayangnya, internet di Gor Pandan belum berjalan hingga saat ini.
"Pak, internet sudah jalan belum ya, saya mau menyelesaikan tugas akhir saya pak," tanyanya.
Namun petugas yang berada di sana bilang, kalau jaringan internet baru berhasil dipasang sore ini.
"Nanti kalau sudah dipasang kami kabarin. Jangan jauh-jah ya," ucap petugas.
Akhirnya mereka pergi dan kembali mencari jaringan.
Namun tak berapa lama, ia kembali ke posko pusat informasi untuk menanyakan jaringan.
Karena merasa iba, petugas pun memberikan hotspot internet ke laptopnya agar bisa mengerjakan tugasnya.
Setelah mendapatkan jaringan, ia pun langsung buru-buru membuka laptop dan mengerjakan tugas.
Ia mulai mengerjakan tugas pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.
| Tangis Penyintas Banjir Tirawan Pecah, Lemang Jadi Penawar Lara Lebaran dan Bangun Huntara Mandiri |
|
|---|
| Pembangunan Huntara Tak Kunjung Selesai, Korban Banjir di Tapteng Bangun Rumah Mandiri |
|
|---|
| Hutanabolon Kembali Banjir, Bupati: Tanggul yang Telah Dibangun Jebol, Warga Mengungsi Kembali |
|
|---|
| Dua Bulan Usai Banjir, Begini Kondisi Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Minta Mendagri Batalkan Pemangkasan Dana Transfer setelah Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Eska-Laurensia-Sinabutar-bersama-temannya-saat-mengerjakan.jpg)