Banjir dan Longsor di Sumut

Wagub Sumut Minta Polisi Kebijaksanaan Polisi Terkait 16 Penjarah Minimarket yang Sempat Diamankan

Surya mengatakan, pihaknya akan berbicara dengan Polres Sibolga yang mengamankan terduga pelaku penjarahan.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com/Fredy Santoso
Wakil Gubernur Sumut Surya (kiri) dan Kepala Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto (kanan) saat diwawancarai soal persiapan beras sebanyak 2.268 ton, Senin (1/12/2025) Surya mengatakan, sebanyak 16 Kabupaten Kota terdampak bencana akan menerima cadangan beras. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya buka suara mengenai 16 orang diamankan buntut penjarahan minimarket yang terjadi di Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga pada 29 November kemarin.

Ia berharap 16 orang yang diamankan Polisi bisa diselesaikan tanpa diproses hukum.

"Mudah-mudahan penanganan ini segera selesai, tidak ada masalah," kata Wakil Gubernur Sumut Surya, di posko darurat bencana Pemrov Sumut, di Jalan AH Nasution Medan, Senin (1/12/2025).

Surya mengatakan, pihaknya akan berbicara dengan Polres Sibolga yang mengamankan terduga pelaku penjarahan.

Ia berharap kebijaksanaan Kepolisian tidak memproses hukum mereka karena situasi dan kondisi saat itu kesusahan akibat bencana.

"Ya, kita harapkan ya, kita nanti bicarakan dengan pihak aparat penegak hukum, ya, karena yang di, mungkin yang masyarakat itu juga masyarakat yang berdampak, itu juga ya kan? Banjir. Iya. Kita minta lakukan kebijaksanaan penegak hukum."

Aksi penjarahan sejumlah minimarket di Sibolga, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak 16 orang diamankan Sat Reskrim Polres Sibolga.
Aksi penjarahan sejumlah minimarket di Sibolga, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak 16 orang diamankan Sat Reskrim Polres Sibolga. (Tribunnews.com)

Diketahui, Sat Reskrim Polres Sibolga mengamankan sebanyak 16 orang terkait penjarahan di minimarket terjadi di Kota Sibolga pada Sabtu 29 November kemarin.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon mengatakan, mereka yang diamankan terlibat penjarahan di minimarket Indomaret dan Alfamart.

Rentang usia yang diamankan mulai dari usia 16 tahun hingga 27 tahun.

Mereka yang diamankan, mengaku mengambil makanan ringan dan sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga.

"Sat Reskrim Polres Sibolga telah mengamankan 16 orang yang terlibat dalam aksi penjarahan di beberapa minimarket. Mereka diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga,"kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon, Senin (1/12/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun Kepolisian, ada 7 minimarket yang sudah dijarah, diantaranya 3 Indomaret, 1 Alfamidi dan 3 Alfamart.

Untuk mengantisipasi penjarahan susulan, aparat keamanan berjaga-jaga agar tidak terjadi lagi.

Sejauh ini kondisi di Sibolga sudah aman terkendali, tidak ada penjarahan.

"Situasi di Kota Sibolga saat ini berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan TNI–Polri. Polres Sibolga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi keamanan bersama."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved