Kapolsek Silangkitang Labusel Ajak Pemilik RAM dan Penampung Sawit Tolak Buah Curian
Pencurian kelapa sawit, narkoba, dan karhutla memiliki keterkaitan erat, terutama karena Kecamatan Silangkitang merupakan kawasan perkebunan.
TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU SELATAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat di wilayah Kecamatan Silangkitang.
Polsek Silangkitang, Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama unsur Forkopimcam, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, pelaku usaha penampung buah kelapa sawit hingga pemilik kebun menggelar rapat koordinasi terkait pencurian sawit, penyalahgunaan narkoba, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (7/5/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Wiyata Praja Kantor Camat Silangkitang.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, SIK, melalui Kapolsek Silangkitang IPTU Rijaldi, SPsi, SAP, menyampaikan bahwa persoalan pencurian buah kelapa sawit, narkoba, dan karhutla memiliki keterkaitan erat, terutama karena Kecamatan Silangkitang merupakan kawasan perkebunan.
“Selama tahun 2026 hingga April, kasus pencurian buah kelapa sawit tercatat sudah tiga kali terjadi. Memang belum meningkat signifikan, namun tetap harus menjadi perhatian bersama,” ujar IPTU Rijaldi.
Ia menegaskan, salah satu langkah utama untuk menekan aksi pencurian sawit adalah dengan menertibkan para penampung buah sawit dan pemilik RAM agar tidak menerima buah yang tidak jelas asal-usulnya.
“Kami berharap para pelaku usaha penampung sawit, pemilik RAM, dan pemilik kebun pribadi lebih kooperatif. Jangan sampai ketika sudah terjadi persoalan, baru membutuhkan bantuan pihak kepolisian,” tegasnya.
Selain membahas pencurian sawit, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya tindak kriminalitas.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melindungi keluarga dari bahaya narkoba dan tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Baca juga: Curi Laptop Mahasiswa Untuk Beli Narkoba dan Judol, Pria di Medan Ditangkap
Menjelang musim kemarau panjang, IPTU Rijaldi juga mengimbau para pemilik kebun agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu terjadinya karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Silangkitang H Ibsah Siregar, SKM, menyatakan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap langkah TNI-Polri dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Silangkitang.
Tokoh masyarakat RM Murno turut menyoroti pentingnya pendataan terhadap para penampung buah sawit guna mempersempit ruang gerak pelaku pencurian. Ia mengajak seluruh masyarakat aktif berkoordinasi dengan kepolisian demi menciptakan situasi aman dan kondusif.
Suasana rapat berlangsung penuh keterbukaan dan kepedulian. Sejumlah kepala desa dan perangkat desa turut menyampaikan masukan terkait persoalan narkoba hingga mekanisme rehabilitasi bagi warga yang mengalami kecanduan.
Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Silangkitang AIPDA Dodi Iskandar menjelaskan bahwa masyarakat dapat membawa anggota keluarga yang ingin direhabilitasi ke Polsek untuk selanjutnya diarahkan ke Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan.
| Kapolsek Kampung Rakyat Labusel Kumpulkan Perusahaan Perkebunan Bahas Maraknya Pencurian Sawit |
|
|---|
| Modus Becak Hantu, Pria Pengangguran Bobol Klinik Gigi di Medan Area |
|
|---|
| Sembunyi di Lemari, Pencuri Dua Ponsel di Kafe Diringkus Polsek Gunung Malela Simalungun |
|
|---|
| Polres Tapanuli Tengah Ringkus Residivis Pencuri Ponsel, Beraksi di Dua Lokasi Berbeda |
|
|---|
| Gugatan Prapid Tersangka Pencurian Dinilai 'Cacat Hukum', Pitra: Kami Dukung Polres PadangLawas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Polsek-Silangkitang-Polres-Labuhanbatu-Seercz.jpg)