Polres Simalungun

Polsek Tanah Jawa Sigap Tangani Kebakaran Tiga Bangunan SD Negeri di Totap Majawa

Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi kebakaran yang menghanguskan tiga bangunan SD Negeri 094179 Totap Majawa

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi kebakaran yang menghanguskan tiga bangunan SD Negeri 094179 Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Senin (20/4/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN-Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, dalam menangani kebakaran yang melanda tiga bangunan di SD Negeri 094179 Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Senin (20/4/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan sempat menghanguskan satu rumah dinas kepala sekolah, satu ruang kelas, serta satu rumah dinas guru.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan warga sekitar pukul 14.30 WIB.

Petugas yang terdiri dari unsur piket fungsi dan Unit Reskrim segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi di lapangan.

“Personel langsung bergerak ke lokasi untuk membantu penanganan, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan pemadam kebakaran,” ujar Banuara.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Selasa (21/4/2026), menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam peristiwa tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi darurat.

“Kehadiran Polri harus dirasakan masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana seperti kebakaran,” kata Verry.

Berdasarkan keterangan saksi Anjas Lumbangaol, kebakaran pertama kali diketahui dari kepulan asap yang berasal dari rumah dinas kepala sekolah yang saat itu dalam keadaan kosong. Saat pintu dibuka, api telah membesar di bagian dalam bangunan.

Api kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Ruang kelas VI yang berada di sisi kanan mengalami kerusakan pada bagian atap seng dan dinding, sementara rumah dinas guru di sisi kiri juga terdampak pada bagian yang berdekatan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

Sebanyak tujuh personel Polsek Tanah Jawa yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU F.G. Sitohang turun langsung ke lokasi.

Mereka melakukan pengamanan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi, mendata saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk material bangunan yang terbakar dan meteran listrik.

Polsek Tanah Jawa juga berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Simalungun untuk pendalaman penyelidikan lebih lanjut.

Verry menegaskan, jajaran Polres Simalungun akan terus berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan profesional demi menjaga kepercayaan masyarakat.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved