Insiden Blackout Sumatera, Bareskrim Bantu Kortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara
Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengatakan pihaknya akan membantu Kortastipidkor Polri terkait penyelidikan kasus tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Bareskrim Polri bakal membantu Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri yang sedang mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batubara pada sejumlah PLTU periode 2018-2026.
Pengusutan dilakukan imbas terjadi blackout atau pemadaman listrik di sejumlah provinsi akibat kurangnya pasokan batubara terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Adapun kasus ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/A/6/VII/2026/KORTASTIPIDKOR POLRI, tanggal 4 Juli 2026 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/63/VII/RES.3.1./2026/Kortastipidkor, tanggal 4 Juli 2026.
Baca juga: Ibu Remaja yang Tewaskan Warga saat Tawuran di Medan sebut Anaknya Disiksa Polisi
Dalam penyelidikan, Bareskrim Polri akan membantu proses penyelidikan kasut tersebut.
Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengatakan pihaknya akan membantu Kortastipidkor Polri terkait penyelidikan kasus tersebut.
"Tentunya kami dari Bareskrim akan men-support penuh, mendukung penuh terkait dengan tindak lanjut proses penyelidikan yang sudah dinaikkan statusnya ke penyidikan," kata Syahardiantono dikutip Selasa (7/7/2026).
Blackout Sumatera 2026
Pada Jumat (22/5/2026) malam, sebagian besar wilayah Sumatera mengalami blackout.
Gangguan sistem kelistrikan tersebut berdampak luas di sejumlah provinsi, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau hingga Jambi.
Baca juga: Semenjak Jendela Bolong, Wabup Deli Serdang Tak Nyaman Tinggal di Rumah Dinas: Tidur Jam 4 Tiap Hari
Setelah berlangsung selama beberapa hari, kondisi kelistrikan berangsur pulih sejak Sabtu (23/5/2026) hingga akhirnya dinyatakan normal sepenuhnya pada Senin (25/5/2026).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang berdampak terhadap rumah tangga, fasilitas vital, hingga aktivitas ekonomi.
“Kami atas nama PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera,” ujar Darmawan saat konferensi pers, Sabtu (25/5/2026).
Direktur Transmisi PLN, Edwin Nugraha Putra menjelaskan pemadaman massal bermula ketika jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.
Baca juga: ALASAN Hakim PN Jaksel Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo: Nyatakan Penangkapan Tidak Sah
Menurut Edwin, sistem kelistrikan Sumatra memiliki dua jalur utama, yakni jalur timur bertegangan 500 kV dan jalur barat bertegangan 275 kV.
Pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB, cuaca ekstrem menyebabkan perpindahan arus listrik dari jalur timur menuju jalur barat. Perpindahan tersebut memicu fenomena power swing atau osilasi yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.
Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara
Dugaan Korupsi Pasokan Batubara Diusut
Blackout di Sumatera Diusut
| GUBSU Bobby Buka Suara Soal Bupati Langkat Kena OTT KPK: Ditegur Berkali-kali dengan Berbagai Cara |
|
|---|
| Pimpinan BGN Rangkap Jabatan Komisaris, Mahfud MD: Uang Haram yang Dimakan Itu |
|
|---|
| Tiorita Resmi Jadi Plt Bupati Langkat, Pesan Gubernur Sumut dan Tanggapan Syah Afandin di KPK |
|
|---|
| Kejari Samosir Berdalih Kumpulkan Bukti, Tersangka Korupsi Bantuan Bencana di Samosir Belum Ditahan |
|
|---|
| SOSOK Oknum Satpol PP Diduga Pukuli Remaja hingga Dibuati Tato Pakai Sudutan Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bareskrim-pamer-kabel-transmis-blackout-Sumatera.jpg)