Breaking News
Selasa, 7 Juli 2026

Insiden Blackout Sumatera, Bareskrim Bantu Kortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengatakan pihaknya akan membantu Kortastipidkor Polri terkait penyelidikan kasus tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Kompas.com
Bareskrim Polri bersama PT PLN memamerkan temuan kabel transmisi SUTET yang putus dan diduga menjadi pemicu blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026).(Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bareskrim Polri bakal membantu Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri yang sedang mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batubara pada sejumlah PLTU periode 2018-2026.

Pengusutan dilakukan imbas terjadi blackout atau pemadaman listrik di sejumlah provinsi akibat kurangnya pasokan batubara terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Adapun kasus ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/A/6/VII/2026/KORTASTIPIDKOR POLRI, tanggal 4 Juli 2026 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/63/VII/RES.3.1./2026/Kortastipidkor, tanggal 4 Juli 2026.

Baca juga: Ibu Remaja yang Tewaskan Warga saat Tawuran di Medan sebut Anaknya Disiksa Polisi

Dalam penyelidikan, Bareskrim Polri akan membantu proses penyelidikan kasut tersebut.

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengatakan pihaknya akan membantu Kortastipidkor Polri terkait penyelidikan kasus tersebut.

"Tentunya kami dari Bareskrim akan men-support penuh, mendukung penuh terkait dengan tindak lanjut proses penyelidikan yang sudah dinaikkan statusnya ke penyidikan," kata Syahardiantono dikutip Selasa (7/7/2026).

Blackout Sumatera 2026

Pada Jumat (22/5/2026) malam, sebagian besar wilayah Sumatera mengalami blackout.

Gangguan sistem kelistrikan tersebut berdampak luas di sejumlah provinsi, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau hingga Jambi.

Baca juga: Semenjak Jendela Bolong, Wabup Deli Serdang Tak Nyaman Tinggal di Rumah Dinas: Tidur Jam 4 Tiap Hari

Setelah berlangsung selama beberapa hari, kondisi kelistrikan berangsur pulih sejak Sabtu (23/5/2026) hingga akhirnya dinyatakan normal sepenuhnya pada Senin (25/5/2026).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang berdampak terhadap rumah tangga, fasilitas vital, hingga aktivitas ekonomi.

“Kami atas nama PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera,” ujar Darmawan saat konferensi pers, Sabtu (25/5/2026).

Direktur Transmisi PLN, Edwin Nugraha Putra menjelaskan pemadaman massal bermula ketika jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.

Baca juga: ALASAN Hakim PN Jaksel Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo: Nyatakan Penangkapan Tidak Sah

Menurut Edwin, sistem kelistrikan Sumatra memiliki dua jalur utama, yakni jalur timur bertegangan 500 kV dan jalur barat bertegangan 275 kV.

Pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB, cuaca ekstrem menyebabkan perpindahan arus listrik dari jalur timur menuju jalur barat. Perpindahan tersebut memicu fenomena power swing atau osilasi yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
0 - 1
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
1 - 4
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved