Berita Viral
Pengungkapan Tewasnya Warga Labura Dituduh Mencuri Sawit, Libatkan Peran Oknum TNI
Luis mati lemas karena adanya penekanan pada bagian leher yang menghambat masuknya oksigen ke jaringan paru-paru.
TRIBUN-MEDAN.com - Pengungkapan tewasnya Luis David Hutabarat (32), warga Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara tewas dianiaya oleh eks TNI berinisial B karena dituduh mencuri sawit, juga melibatkan oknum TNI aktif.
Insiden penganiayaan berujung tewas itu terjadi di Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Tepatnya di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit Blok K-33 yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara.
Saat itu, korban bersama empat rekannya baru pulang dari kebun dan melintas di lokasi kejadian.
Di perjalanan, sejumlah orang dari sekuriti PT Agrinas mengadang rombongan Luis dengan mengendarai sepeda motor. Para sekuriti itu diantaranya B, TNI bernama Serma Buana Deli, IKF, dan KHM.
"Motif mereka (para pelaku), diduga dia (Luis) pelaku pencurian buah sawit," kata Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP M Jihad Fajar Balman dilansir Kompas.com melalui saluran telepon pada Sabtu (20/6/2026).
"Tetapi di lapangan belum dapat kami buktikan karena di motor korban tak ada buah sawitnya," sambungnya.
Baca juga: Dugaan Keterlibatan Nanik Deyang Korupsi MBG, Punya SPPG Tapi Ubah Nama Sampai 3 Kali
Pelaku Mengunci Korban Hingga Mati Lemas
Saat itu, dua rekan Luis bernama Doni Romadan dan Sutomi berhasil diberhentikan.
Luis melarikan diri bersama JN, rekan yang diboncengnya. Tak lama, B mengejar kendaraan Luis. Tabrakan pun terjadi sehingga Luis terjatuh lalu kabur lagi bersama JN.
B terus mengejar hingga Luis tertangkap. "Di situ lah terjadi penganiayaan dan saksi JN melihat," ucap Jihad.
Akibat kejadian itu, berdasarkan hasil otopsi RSUD Rantauprapat, Luis mati lemas karena adanya penekanan pada bagian leher yang menghambat masuknya oksigen ke jaringan paru-paru.
"Pengakuan B dia melakukan kuncian leher sehingga korban meninggal dunia," katanya.
Baca juga: HOTMAN Paris Minta Kapolri Tak Tahan Roy Suryo, Listyo Sigit: Kita Ikuti Saja Proses yang Berjalan
Di lokasi berbeda, Doni dan Sutomi juga dianiaya oleh Serma Buana, IKF, dan KHM. Akibatnya, Doni mengalami luka bengkak dan lecet pada beberapa bagian tubuh, sedangkan Sutomi mengalami luka robek, luka bengkak, serta luka lecet.
Kini, B, IKF dan KHM telah ditahan di Polres Labuhanbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sedangkan Serma Buana, berdasarkan keterangan Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, telah ditahan di Subdenpom I/1-2 Rantauprapat. "Dia ditetapkan menjadi tersangka karena menganiaya Doni," ucapnya.
| Pilunya Nenek Mien Ditagih Kredit Rp 3 Miliar, Padahal Tak Punya Rekening, Rumah Terancam Dilelang |
|
|---|
| SETELAH Dihujat Masyarakat, Kopdes Merah Putih Batalkan Denda Rp 100 Juta Bagi Pegawai yang Mundur |
|
|---|
| PUTRIANI TAMBA Sempat Tolak Beri Kunci Brankas Sebelum Ditusuk 27 Kali, Pelaku Ketagihan Judol |
|
|---|
| DIPROTES Tangkap Paksa Roy Suryo dan Dokter Tifa Kasus Ijazah Jokowi, Kapolri Tegaskan Hal Ini |
|
|---|
| PENGEROYOKAN Jannes Malau Hingga Tewas Disorot Hotman Paris, Desak AKBP Udur Sitinjak Tangkap Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengungkapan-tewasnya-warga-labura.jpg)