Berita Nasional

Dugaan Keterlibatan Nanik Deyang Korupsi MBG, Punya SPPG Tapi Ubah Nama Sampai 3 Kali

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa kliennya menjelaskan adanya perubahan nama yayasan yang diduga dilakukan oleh Nanik.

Tayang:
Tribun Medan Kolase
KEPALA BGN - Nanik S Deyang dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/6/2026) kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dugaan keterlibatan Nanik S Deyang (NSD) dalam polemik tata kelola yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat.

Informasi tersebut disampaikan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, saat menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Kamis (18/6/2026) malam.

Pemeriksaan terhadap Sony berlangsung cukup panjang, yakni sekitar 9,5 jam.

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa kliennya menjelaskan adanya perubahan nama yayasan yang diduga dilakukan oleh Nanik.

Menurut keterangan Sony dalam berita acara pemeriksaan (BAP), perubahan nama yayasan itu terjadi berulang kali.

"Tadi dalam BAP (berita acara pemeriksaan) nya, Pak Sony menjelaskan NSD ada mengubah-ubah yayasan. Yayasan ini namanya diubah dengan namanya ini, diubah lagi dengan namanya ini, jadi tiga kali mengubah," kata Krisna kepada wartawan.

Tak hanya itu, Sony juga disebut menjelaskan keterkaitan sejumlah titik SPPG dengan Nanik.

Baca juga: Sony Sonjaya Bongkar Keterlibatan Nanik S Deyang Korupsi MBG, 3 Kali Ganti Nama SPPG Tak Resmi

NANIK KABUR DARI WARTAWAN: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menghindari kejaran wartawan usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
NANIK KABUR DARI WARTAWAN: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menghindari kejaran wartawan usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Tribun Medan Kolase)

"Nah titik-titik itu menurut penjelasan Pak Sony tadi dalam BAP itu adalah titik-titik (SPPG) yang dimiliki NSD," sambungnya.

Krisna menuturkan, yayasan-yayasan yang diduga terkait dengan Nanik tersebut berada di beberapa wilayah.

Lokasinya antara lain tersebar di Tapos, Bogor, Karangasem, hingga Madiun.

Dalam pemeriksaan itu juga muncul dugaan bahwa perubahan nama yayasan dilakukan tanpa mengikuti prosedur administrasi yang berlaku.

Menurut Krisna, perubahan nama yayasan seharusnya diajukan secara resmi kepada pihak yang berwenang.

"NSD seharusnya kalau mau melakukan perubahan nama yayasan harusnya bersurat kepada Pak Sony, tapi dia tidak bersurat. Lalu dia bilang ke Pak Sony 'pokoknya diganti, pokoknya diganti' gitu. Dalam BAP nya pak Sony seperti itu," kata dia.

Meski telah mengungkap dugaan tersebut kepada penyidik, Sony disebut tidak secara khusus meminta agar Nanik diperiksa.

Namun, nama Nanik diklaim sudah masuk dalam daftar pihak yang sebelumnya disampaikan Sony kepada penyidik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup F - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 00:00 WIB
Netherlands
Belanda
5 - 1
Sweden
Swedia
Grup E - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:00 WIB
Germany
Jerman
2 - 1
Ivory Coast
Pantai Gading
Grup E - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 07:00 WIB
Ecuador
Ekuador
0 - 0
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 11:00 WIB
Tunisia
Tunisia
0 - 4
Japan
Jepang
Grup H - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Saudi Arabia
Arab Saudi
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved