Berita Viral

TRAGIS Suami Bunuh Istrinya Depan Ibu Mertua di Temanggung, Pelaku Tiba-Tiba Datang Bawa Sabit

Suami bunuh istri di Temanggung, Jawa Tengah. Pelaku kabur setelah meninggalkan istrinya dalam kondisi tewas di rumah.  

Tayang:
TRIBUN MEDAN
KABUR TKP - Pembacokan yang dilakukan oleh suami terhadap istrinya di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Minggu (17/5/2026). Pelaku kabur usai bacok istri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Suami bunuh istri di Temanggung, Jawa Tengah. Pelaku kabur setelah meninggalkan istrinya dalam kondisi tewas di rumah.  

Korban DRS tewas setelah mendapatkan luka bacok. 

Pelaku inisial K menggunakan sabit menebas istrinya.  

Tragisnya aksi kejam itu dilakukan pelaku di depan sang mertua.

Peristiwa terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Minggu (17/5/2026) siang.

Terduga pelaku berinisial K yang bermukim di Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Baca juga: REMAJA Tebas Leher Teman Karena Sakit Hati Ucapan Korban yang Ingin Nikahi Ibunya, Jasad Membusuk

Baca juga: KPK Tuntut Tiga Terdakwa Korupsi DJKA Wilayah Medan 6 Tahun Penjara

Kepala Dusun Krajan Abdulah Safii mengungkap kronologi kejadian.

Bermula K datang ke rumah korban sebanyak dua kali.

Yang pertama dia menjemput kedua anaknya dan membawa mereka ke rumah K di Desa Traji.

Begitu sampai ke rumah DRS kembali, K diduga membacok korban di ruang tamu.

"Mereka sudah tidak tinggal bersama satu tahunan lebih. Kejadian jam 12-an tadi," ucapnya kepada Kompas.com, Minggu.

Pelaku kabur

Menurut Abdulah, saat kejadian, korban sedang bercengkerama dengan ibunya di teras rumah.

Setelah membacok korban, K disebut kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Adik DRS, Faza (18) sempat mengejar kakak iparnya itu tapi tidak tertangkap.

"Saya lagi di kamar. Saya dengar ibu saya teriak-teriak minta tolong. Ternyata kakak sudah (terluka)," terangnya.

Penjabat sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Putra mengonfirmasi terduga pelaku pembunuhan masih buron.

Komang menjelaskan, DRS dan K merupakan pasangan istri dan suami.

"Terduga pelaku memakai sabit," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa DRS meninggal di tempat setelah mengalami luka pada leher dan pundak.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved