Berita Viral

Diduga Gegara Cemburu, Suami Bunuh Istri dan Mertuanya, Korban Dipukuli Pakai Besi Usai Cekcok

Polisi menyebut, SP menaruh curiga kepada EP karena diduga dekat dengan laki-laki lain.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Polres Kebumen
OLAH TKP - Polisi dari Polres Kebumen melakukan olah TKP kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Selasa (12/5/2026) siang. Aksi pelaku tewaskan istri dan mertua. 

TRIBUN-MEDAN.com - Diduga gegara cemburu, suami bunuh istri dan mertuanya di Kebumen.

Korban dipukuli pakai besi usai sempat terlibat cekcok.

Peristiwa ini terjadi tepatnya di Dukuh Siwajik, Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen pada Selasa siang, 12 Mei 2026.

Baca juga: Lirik Lagu Simalungun Calon Parumaen Dipopulerkan oleh John Kariando Purba

Warga dibuat panik setelah terdengar jeritan minta tolong dari dalam sebuah rumah di kawasan tersebut.

Saat sejumlah tetangga mencoba mengintip dari balik tirai jendela, mereka melihat dua perempuan tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

Korban diketahui merupakan EP (33) dan ibunya, PA (52), yang akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dialami.

Polisi kemudian menetapkan SP (28), suami EP sekaligus menantu PA, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang menewaskan keduanya.

Baca juga: Lirik Lagu Karo Surindan Batang Kopi Dipopulerkan oleh Antha Pryma Ginting

Peristiwa tragis itu disaksikan langsung oleh seorang tetangga korban bernama Suparni.

Saat kejadian berlangsung, Suparni mengaku sedang memberi makan kambing di dekat rumahnya.

Ia mendengar suara jeritan histeris dari arah rumah korban yang membuat suasana sekitar mendadak geger.

Karena panik, Suparni segera memanggil Ketua RT setempat untuk meminta bantuan warga.

Kasus pembunuhan ini pun kini ditangani aparat kepolisian guna mengungkap motif dan kronologi pasti kejadian tersebut.

Jeritan minta tolong dari dalam sebuah rumah membuat warga panik. Saat pintu rumah diintip dari balik tirai, dua perempuan sudah terkapar bersimbah darah di dalam kamar.

Peristiwa tragis itu berujung pada meninggalnya EP (33) dan ibunya, PA (52). Polisi menetapkan SP (28), suami EP, sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan dua nyawa melayang.

Baca juga: Undercover Buy Bongkar Peredaran Liquid Narkotika di Hamparanperak, Puluhan Cartridge Yakuza Disita

Detik-detik mengerikan sebelum kedua korban ditemukan tewas disaksikan langsung oleh tetangga korban bernama Suparni. Saat kejadian, dia sedang memberi makan kambing di dekat rumahnya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved