Nilai Tukar Rupiah

Rupiah Makin Melemah Senin 18 Mei 2026 Sentuh Rp17.650, Pengrajin Tahu Tempe Mulai Kelabakan

Nilai tukar rupiah makin terpuruk di awal perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026). Rupiah dibuka di level Rp 17.628 per dolar AS

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
freepik
Foto ilustrasi. Nilai tukar rupiah makin terpuruk di perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026) menyentuh level Rp 17.650 per dolar Amerika Serikat (AS). 

“Kita sedang menghadapi ancaman imported inflation yang nyata. Ketika biaya modal dan bahan baku melonjak akibat melemahnya rupiah, produsen dihadapkan pada pilihan sulit: mengikis margin keuntungan atau membebankan biaya tersebut kepada konsumen melalui kenaikan harga," ujar dia.

Eric menegaskan stabilitas rupiah tidak bisa hanya mengandalkan instrumen moneter semata.

Ia meminta pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, ikut mengambil langkah fiskal yang lebih agresif untuk menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek.

Salah satu yang didorong yakni pengaktifan mekanisme Bond Stabilization Fund (BSF) secara akuntabel guna meredam gejolak pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Selain itu, Eric mendesak pemerintah segera menggunakan anggaran darurat untuk membantu subsidi logistik dan distribusi pangan, terutama pada komoditas pokok yang harganya mulai melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia juga menyoroti adanya anomali harga dalam tata niaga kedelai impor.

Menurut Eric, harga domestik tetap tinggi meskipun harga global sedang turun akibat adanya distorsi rantai pasok dan asimetri informasi di pasar.

Karena itu, ia meminta kementerian terkait bersama lembaga pengawas memperketat pengawasan distribusi impor agar pelaku usaha kecil dan UMKM tidak terus dirugikan. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudabh tayang di Kontan.co.id

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved