Berita Viral
POLISI Buka Kasus Kematian Bayi di Karawang, Makam Dibongkar, Orangtua Curiga Pria yang Bawa Anaknya
Kematian seorang balita di wilayah Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang menimbulkan kecurigaan.
"Kami minta masyarakat tetap tenang dan kami tengah melakukan upaya penyelidikan guna mengungkap kasus ini," kata dia.
Baca juga: TIM SAR Tutup Pencarian Korban di Gunung Dukono, 2 Orang WNA Ditemukan Tewas, 15 Selamat
Kronologi Kematian Balita
Kasus ini sebelumnya sempat menggegerkan jagat maya.
Kematian balita laki-laki berinisial TP (1,5) pada Kamis (16/4/2026) itu viral setelah publik mencium adanya kejanggalan.
Tubuh mungil korban dilaporkan dipenuhi luka tak wajar, yang memicu dugaan kuat adanya aksi penganiayaan sebelum korban mengembuskan napas terakhir.
Wildan menegaskan bahwa ekshumasi ini adalah bagian dari komitmen kepolisian untuk melengkapi alat bukti berdasarkan Laporan Polisi tertanggal 17 April 2026. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.
"Setiap proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku. Ekshumasi ini bertujuan untuk mendapatkan kepastian ilmiah melalui pemeriksaan forensik guna mendukung proses penyidikan," kata dia.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, balita TP awalnya dalam kondisi sehat.
Namun, ia kemudian dibawa ke sebuah klinik oleh seseorang yang identitasnya kini tengah didalami penyidik.
Korban sempat dilarikan ke RS Hastien Rengasdengklok, namun takdir berkata lain.
Ia dinyatakan meninggal dunia pada 14 April 2026.
"Dengan proses hukum yang sedang berjalan ini, kami mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi liar atau terprovokasi informasi hoaks yang beredar di media sosial. Kepolisian menjamin penyidikan akan berjalan objektif dan transparan demi memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi keluarga korban," pungkasnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di wartakota.com
| Nopison Tebay Siswa Kelas XI SMAN 2 Dogiyai Tewas Ditembak, Polisi Berdalih Sebut Korban Anggota KKB |
|
|---|
| TIM SAR Tutup Pencarian Korban di Gunung Dukono, 2 Orang WNA Ditemukan Tewas, 15 Selamat |
|
|---|
| PEMBELAAN Pengasuh di Tulungagung, Bantah Culik Balita 17 Bulan, Sudah Bilang Mau ke Lampung |
|
|---|
| AWALNYA Dijanjikan Kerja di Restoran, Kusnia Malah Dijual ke China jadi Pengantin Pesanan Pria |
|
|---|
| UCAPAN Ashari Sebelum Mencabuli Santri, Bawa Hal Mistis: Tak Patut, Jalur Ilmunya Diputus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-dak.jpg)