Berita Viral
SATPAM Bersimbah Darah Cari Pertolongan Usai Duel dengan Maling, Kepala Ditikam, Suhadi Tewas
Seorang satpam tewas ditusuk maling di kawasan Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang satpam tewas ditusuk maling di kawasan Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Sabtu (9/5/2026) malam.
Mat Suhadi (51) bersimbah darah setelah berduel dengan maling.
Suhadi merupakan satpam perumahan di Kota Malang.
Peristiwa itu terjadi setelah korban berupaya menggagalkan aksi pencurian. Sebelum meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) pagi, korban sempat menjalani perawatan intensif dan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Salah seorang warga sekaligus saksi mata, Ima (47), mengatakan korban datang ke rumah keponakannya di Jalan Santoso, Kelurahan Cemorokandang, sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi bersimbah darah.
“Korban jalan kaki dari arah jalan raya lalu datang ke rumah keponakannya yang berada persis di samping rumah saya. Kondisinya sudah penuh darah dengan luka di bagian kepala serta luka tusuk di bagian perut,” ujar Ima, Minggu (10/5/2026).
Baca juga: Akui Hubungannya dan Andre tak Baik Usai Bercerai, Erin Kuak Alasan Masih Pakai Nama Taulany
Baca juga: Respons Teheran Usai Jet Tempur AS Tembaki 2 Kapal Tanker Iran
Menurut Ima, korban beberapa kali duduk dan berdiri sambil memegangi luka di tubuhnya saat menunggu bantuan medis datang.
Kronologi Penusukan
Ima menuturkan korban sempat menceritakan kejadian yang dialaminya sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Korban cerita kalau baru saja mengejar maling dan sesampainya di dekat Jembatan Amprong, ternyata pelaku melawan dan sempat berkelahi sebelum akhirnya ditusuk,” kata dia.
Korban berada di lokasi sekitar 30 menit sebelum tim medis datang.
Kondisinya disebut terus menurun akibat luka tusuk yang diderita.
"Korban langsung dibawa ke RSSA dan informasinya sempat menjalani operasi. Namun ternyata pagi hari ini saya dapat kabar kalau korban meninggal dunia,” ucap Ima.
Polisi Selidiki Pelaku
Kasus penusukan tersebut kini masih ditangani kepolisian untuk mengungkap pelaku pencurian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Lukman Sobhirin, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, kami menerima laporan dari warga pada kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB, terkait adanya korban penusukan.
Kemudian, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” kata Lukman.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di kompas.com
| FAKTA Baru Terungkap! Kiai Ponpes Pati Ternyata Gonta-ganti Bawa Santriwati Menginap di Kamarnya |
|
|---|
| MODUS Pengantin Wanita Pesanan China di Indramayu, Korbannya Cewek-cewek Muda |
|
|---|
| Rem Blong Truk Hino Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Padang, 4 Orang Tewas |
|
|---|
| MISTERI Istri Iris Leher Suami Sedang Tidur dengan Anak di Bantul, Sambil Dipeluk dan Minta Maaf |
|
|---|
| KRONOLOGI Hilangnya Mahasiswa S2 ITB Arief Wibisono saat Mendaki Gunung Puntang Bersama Dua Temannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-satpam-gagalkan.jpg)