Berita Viral

KRONOLOGI Wanita di Surabaya Sekap Calon Mertuanya Satu Tahun, Uang Rp2 Miliar dan Emas 1 Kg Ludes

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan keluarga.

Tayang:
Kompas.com/AZWA SAFRINA
DISEKAP CALON MANTU - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan saat mengungkapkan kasus penyekapan kakek 85 tahun selama satu tahun di Surabaya kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (8/5/2026). Pelaku merupakan calon menantu korban (KOMPAS.com/AZWA SAFRINA/Instagram) 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kronologi wanita di Surabaya sekap calon mertuanya selama satu tahun.

Uang korban berinisial KC (85) sebanyak Rp2 miliar dan emas 1 Kg ludes diambil pelaku. 

Dengan uang tersebut, pelaku berinisial LA (31) hidup mewah. 

Baca juga: Pemicu Titi DJ Dihujat dan Dicap Hina Lyodra Ginting Gegara Lagu Sang Dewi, Randy Martin Bereaksi

LA juga berpura-pura menjadi korban bersama KC.

Sehingga KC sama sekali tidak menyadari bahwa ia sedang ditipu.

Lalu bagaimana kasus ini terbongkar?

Aksi ini bermula pada Oktober 2025. LA, yang sudah dikenal dekat oleh keluarga korban, mengajak KC bertemu.

Baca juga: Doktrin Kiai Ashari untuk Cabuli Puluhan Santriwati: Berani Lawan Guru Berarti Lawan Tuhan

Namun, setibanya di lokasi, KC justru disergap dan dikurung di sebuah unit apartemen bersama LA.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan keluarga.

"Pelaku adalah pacar dari anak korban sendiri yang sudah dikenal baik oleh keluarga," ujar Kombes Pol Luthfie, Sabtu (9/5/2026) dikutip dari Kompas.com.

KRONOLOGI Wanita di Surabaya Sekap Calon Mertuanya Satu Tahun, Uang Rp2 Miliar dan Emas 1 Kg Ludes
DISEKAP CALON MANTU - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan saat mengungkapkan kasus penyekapan kakek 85 tahun selama satu tahun di Surabaya kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (8/5/2026). Pelaku merupakan calon menantu korban (KOMPAS.com/AZWA SAFRINA/Instagram)

Selama setahun di apartemen, LA bersandiwara seolah-olah ia juga menjadi korban penyekapan bersama KC.

Dia memutus seluruh alat komunikasi korban dan mengunci unit apartemen dari luar. Kebutuhan makan dikirim melalui jasa kurir untuk menghindari kontak dengan dunia luar.

Kombes Pol Luthfie mengungkapkan momen dramatis saat polisi akhirnya menemukan lokasi korban.

"Saat ditemukan, korban justru meminta polisi menyelamatkan tersangka karena mengira mereka sama-sama disekap," jelasnya.

Baca juga: ALASAN Ahmad Dedi Eks Pejabat Bea Cukai Kabur Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK

Anak-anak korban sebenarnya mulai curiga karena sang ayah tak kunjung pulang.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved