Berita Viral
Kronologi Brigadir Arya Supena Ditembak Pencuri Motor, Polisi Selidiki Identitas Pelaku
Usai menembak korban hingga terkapar, senjata api pelaku sempat terjatuh saat mereka hendak melarikan diri.
TRIBUN-MEDAN.com - Polisi tengah mengerahkan tim buru penembak anggota Polda Lampung, Brigadir Arya Supena, yang menjadi korban penembakan brutal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Peristiwa tersebut terjadi di depan Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, Brigadir Arya mengalami luka tembak serius di bagian kepala.
Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dalam kondisi kritis.
Baca juga: Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Rp 10 Miliar, Keduanya Menyesal Terlibat Perkelahian
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi bahwa tim gabungan saat ini tengah fokus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Korban saat ini masih mendapatkan tindakan medis intensif di RS Bhayangkara,” ujar Yuni, Sabtu.
Kronologi Teguran yang Berujung Penembakan
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula ketika Brigadir Arya tiba di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY.
Di sana, ia memergoki dua orang pria yang tengah mengutak-atik motor Honda Beat biru putih milik seorang karyawan toko bernama Nuraini Maya.
Baca juga: Syekh Ahmad Masih Berkeliaran, Diduga Kabur ke Mesir Usai Jadi Tersangka Pelecehan Sesama Jenis
Melihat salah satu pelaku sedang merusak kunci setang menggunakan kunci T, Brigadir Arya langsung melayangkan teguran.
Namun, bukannya menyerah, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak korban dari jarak dekat.
“Ketika ditegur, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembak korban. Tembakan mengenai kepala bagian kanan dan menembus sisi kiri,” jelas Yuni.
Pelaku Sempat Todongkan Senjata ke Warga
Usai menembak korban hingga terkapar, senjata api pelaku sempat terjatuh saat mereka hendak melarikan diri.
Pelaku sempat mengambil kembali senjatanya sebelum memacu motor untuk kabur.
Baca juga: Warga Kota Binjai Meninggal Dunia di Kamboja, Dinsos: Tak Ada Anggaran Pemulangan
Dalam pelariannya, pelaku bertindak semakin nekat dengan menodongkan senjata api ke arah seorang tukang sapu bernama Taufik yang berada di sekitar lokasi kejadian guna membuka jalan.
Polisi kini telah memeriksa Taufik beserta dua saksi lainnya, yakni Andri Perdinan dan Nuraini Maya, untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
Barang Bukti dan Pengejaran
Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain:
Satu buah kunci T milik pelaku.
Satu unit sepeda motor milik karyawan toko (target pencurian).
Sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Polda Lampung menegaskan tidak akan menoleransi aksi kekerasan terhadap aparat.
“Tim sedang melakukan lidik dan pulbaket di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap pelaku,” tegas Kombes Yuni.
(tribun-medan.com)
Sumber: kompas.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Brigadir Arya Supena Ditembak Pencuri Motor
Polisi Selidiki Penembak Brigadir Arya Supena
Brigadir Arya Supena
| Syekh Ahmad Masih Berkeliaran, Diduga Kabur ke Mesir Usai Jadi Tersangka Pelecehan Sesama Jenis |
|
|---|
| Pegawai Bea Cukai Ketahuan Lari Hindari Wartawan, KPK Dalami Terima Uang Kasus Impor Barang |
|
|---|
| Nasib ASN Guru Olahraga Diduga Lecehkan 8 Murid SMP Wonogiri, Korban Juga Ada Alumni Sekolah |
|
|---|
| Fakta Baru Ashari Tersangka Pencabulan di Pati, Bukan Kiai dan Kebal Hukum, PWNU Anggap Dia Dukun |
|
|---|
| Kronologi Guru Olahraga di SMP Negeri Wonogiri Diduga Lecehkan 8 Murid, Terancam Dipecat dari ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Polisi-ditembak-pencuri.jpg)