Berita Viral

Pertalite Tak Dijual Lagi di Sejumlah SPBU Pertamina, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kementerian ESDM buka suara setelah viralnya pengumuman di sejumlah SPBU Pertamina yang berhenti menjual Pertalite. 

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Tangkapan layar SPBU Pertamina umumkan tak lagi jual Pertalite per 1 Mei 2026.(Instagram) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara setelah viralnya pengumuman di sejumlah SPBU Pertamina yang berhenti menjual Pertalite. 

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan kondisi tersebut terjadi karena adanya perubahan layanan di beberapa SPBU.

“Untuk beberapa SPBU Pertamina di Jakarta memang ada upgrade, perubahan status dari SPBU biasa menjadi SPBU Signature yang memang memberikan layanan dan fasilitas premium,” ujar Anggia, Jumat (8/5/2026). 

Ia menegaskan BBM subsidi seperti Pertalite dan biosolar masih dijual di SPBU reguler.

Karena itu, penghentian penjualan Pertalite di sejumlah SPBU bukan berarti Pertamina menghentikan distribusi BBM subsidi. 

“Hanya memang ada perubahan layanan dan status di beberapa SPBU-nya,” kata Anggia.

Anggia juga memastikan PT Pertamina Persero melalui PT Pertamina Patra Niaga tetap wajib menyalurkan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan atau JBKP RON 90, yakni Pertalite, melalui SPBU yang mendapat penugasan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas. 

Menurut dia, penugasan tersebut dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan ketersediaan kuota, penyalur, dan kebutuhan konsumen di tiap daerah. 

“Penugasan dilakukan secara triwulan untuk memastikan ketersediaan kuota, penyalur, serta kebutuhan konsumen pengguna di kabupaten/kota,” ujar Anggia. 

SPBU Signature

Sebelumnya viral pengumuman sejumlah SPBU Pertamina yang berhenti menjual Pertalite. Perubahan tersebut juga disusul pergantian status beberapa SPBU menjadi SPBU Signature.

Mengacu laman resmi Pertamina Patra Niaga, SPBU Signature menawarkan layanan tambahan bagi konsumen. 

Konsumen yang membeli BBM minimal Rp 350.000 mendapat layanan semir ban gratis. Petugas juga menyediakan kotak sampah kecil bagi konsumen untuk membuang tisu atau kertas. 

Selain itu, SPBU Signature dilengkapi fasilitas umum seperti mushala, area wudhu, dan toilet yang lebih lengkap dan bersih. Fasilitas mushala mencakup perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan Al Quran.

Pertalite-Pertamax Langka di Palangkaraya

Sementara itu, kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kelangkaan bahkan memasuki level yang mengkhawatirkan. Pada Jumat (8/5/2026), antrean kendaraan di berbagai SPBU dilaporkan kian parah dibandingkan lima hari sebelumnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved