Berita Viral

Kernet ALS Asal Sibolga Selamat tapi Trauma, Santunan Jasa Raharja untuk 17 Orang Korban Tewas

Tragedi maut antara bus ALS dan truk tangki minyak di Jalinsum Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026), menyisakan luka mendalam

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Facebook
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. (Facebook/Beni Fernades) 

Namun, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 17 orang setelah Muhamad Tahrul Hubaidi (31), warga Tegal, meninggal dunia di RSUD Rupit akibat luka bakar 90 persen.

Santunan Jasa Raharja

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumut, Naswen Andenurdin, menegaskan seluruh korban dijamin sesuai aturan:

  • Rp50 juta santunan untuk korban meninggal dunia.
  • Rp20 juta biaya perawatan luka-luka.
  • Rp50 juta santunan cacat tetap.
  • Bantuan biaya pemakaman bagi korban tanpa ahli waris.
  • Naswen menekankan pentingnya data manifes penumpang yang akurat agar penanganan lebih cepat dan tepat.

Kondisi Korban: Hangus Sulit Dikenali

Di sisi lain, Tim DVI Polda Sumsel menghadapi tantangan besar. 

Tubuh korban terbakar hangus hingga ke tulang, membuat proses identifikasi sangat sulit.

Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, menyebut pencocokan DNA melibatkan Dinas Kesehatan Sumsel untuk mempercepat pengungkapan identitas.

Daftar Korban

Korban Selamat (3 orang):

  • Jumiatun (penumpang)
  • Ngadiono (penumpang)
  • M Fadli bin Ibrahim (kernet bus)

Korban Meninggal Dunia (17 orang):

  • Aryanto (sopir truk tangki)
  • Martono (penumpang truk tangki)
  • Alif (sopir bus ALS)
  • Saf (kernet bus)
  • Maleh, Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani, Bela, Celinton, Hj Syamsiah Bachri, Sukardi, Salim, Budiyanto, Bahrul Ulum, Muhamad Tahrul Hubaidi (penumpang bus).

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: SEMPAT Dirawat 3 Hari, Tahrul Penumpang Bus ALS Meninggal Dunia, Korban Betambah Jadi 17 Orang

Baca juga: Tekad Hidup Mandiri di Perantauan Berakhir Tragis, Aldi Bersama Istri dan Bayinya Tewas di Bus ALS

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved