Berita Viral
RESPONS Polrestabes Semarang Soal Wanita Ngaku Anak Perwira Bikin Lomba Komentar Rasis di Medsos
Dia mengajak netizen melontarkan komentar paling rasis dan yang terpilih akan mendapatkan uang Rp 100 ribu.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita menggelar lomba komentar rasis viral di media sosial. Dia mengajak netizen melontarkan komentar paling rasis dan yang terpilih akan mendapatkan uang Rp 100 ribu.
Tindakan ini menurunkan moral bangsa Indonesia yang berbudaya dan mejunjung toleransi.
Di balik aksi wanita ini yang viral di media sosial, sebuah narasi menyebutkan bahwa wanita ini seorang anak dari perwira Polisi di Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.
Dalam video yang beredar, terdapat tulisan besar yang menjadi sorotan publik, yakni “Anak Perwira Bikin Lomba Rasis, Akui Kebal Hukum Dari Ortu Berpangkat.”
Narasi lain dalam unggahan menyebut pelaku berasal dari lingkungan Polrestabes Semarang.
Konten tersebut memperlihatkan dugaan sayembara komentar bernuansa SARA. Pelaku disebut mengunggah tulisan, “komentar paling rasis gue tf 100rb,” yang memancing warganet menuliskan komentar bernada kebencian dan penghinaan terhadap kelompok tertentu.
Video itu juga menampilkan sejumlah tangkapan layar komentar yang dinilai merendahkan.
Beberapa komentar bahkan mendapat respons positif dari pemuda tersebut, seperti kata “good” hingga ajakan melanjutkan percakapan melalui pesan pribadi.
Kemarahan publik semakin memuncak setelah muncul potongan video saat gadis itu berbicara langsung dengan nada menantang.
Baca juga: Pria di Tapteng Cabuli Anak di Bawah Umur, Awalnya Pelaku Berniat Mencuri di Rumah Korban
Baca juga: Hasil Drawing Piala AFF U19 2026, Indonesia bersama Vietnam di Grup A
Dalam rekaman tersebut, dia mengaku tidak takut diproses hukum karena kedua orang tuanya disebut merupakan aparat berpangkat tinggi.
“Apa dikasusin, apa-apa dikasusin? Saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi, dan bukan pangkat rendah,” ujar gadis tersebut dalam potongan video yang beredar.
Unggahan akun Instagram @kasitau.info turut memperbesar perhatian publik.
Dalam keterangannya, akun tersebut menuliskan bahwa hanya dengan modal Rp100 ribu, pemuda itu mengajak masyarakat membuat komentar rasis di media sosial.
Narasi tersebut juga menyebut aksi itu telah mencoreng nama baik institusi kepolisian.
Kasus itu kemudian memicu reaksi luas dari warganet.
| PENAMPAKAN Dedi Congor Lari Terbirit-birit Menghindari Kejaran Wartawan Usai Diperiksa KPK |
|
|---|
| EKS Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK, Diduga Terima Suap |
|
|---|
| TEMUAN Kementerian Kesehatan, Myta Dokter Magang Kerja tanpa Jeda, Tetap Masuk Hari Minggu |
|
|---|
| KORBAN Tewas Kecelakaan Bus ALS vs Mobil Tangki Jadi 17 Jiwa, Tahrul Meniggal Setelah Dirawat 3 Hari |
|
|---|
| Pertalite Tak Dijual Lagi di Sejumlah SPBU Pertamina, Ini Penjelasan Kementerian ESDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cewekrasissdf.jpg)